Arsenal memang sudah kalah lima kali musim ini, tapi kemenangan di akhir November Kelabu kemarin, 2-1 atas Chelsea di Stamford Bridge, menunjukkan bahwa The Gunners masih punya peluru tajam buat menghancurkan mimpi para pesaing utamanya.

Tertinggal lebih dulu oleh gol bunuh diri Djourou, The Gunners membalikkan keadaan lewat dua gol Robin van Persie. Gol pertama memang berbau offside, tapi gol kedua membuktikan kelasnya sebagai penyelesai serangan yang mumpuni. Kredit perlu diberikan juga pada Emanuel Adebayor yang memenangkan duel di kotak penalti Chelsea untuk memberikan kesempatan pada Van Persie.

Selain RVP dan Adebayor, kapten baru Cesc Fabregas bermain cemerlang pula dengan umpan-umpannya. Itu memang standar permainannya. Demikian juga William Gallas yang baru saja dikritik habis-habisan dan dicopot dari jabatan kapten, memimpin barisan belakang Arsenal dengan sangat solid, menunjukkan karakter petarungnya yang telah lama hilang.

Arsenal kini hanya tertinggal 7 poin dari Chelsea, dan seperti dibilang Arsene Wenger, walaupun itu jarak yang cukup jauh, tapi bukannya tidak mungkin untuk disusul.

Partai berikutnya Sabtu mendatang di Premier League melawan Wigan bakal jadi bukti, apakah The Gunners memang sudah benar-benar bangkit, atau masih punya masalah lain di dalam yang harus diselesaikan. Sementara partai melawan Burnley di ajang Carling Cup besok, seperti biasa akan digunakan Wenger untuk lebih mematangkan para pemain mudanya.

Related posts:

  1. The Kingmaker, The Destroyer Arsenal maju ke semifinal Liga Champions, dan akan menghadapi Manchester...
  2. Arsenal 3, Celtic 1 (Agg. 5-1); Update: The Gunners di Grup H Arsenal lolos ke fase grup Liga Champions setelah semalam menyikat...
  3. Apakah 4-2-3-1 Memang Formasi Terbaik? Arsenal menang 2-0 atas Manchester City hari Sabtu kemarin lewat...
  4. Arsenal 4, Portsmouth 1 Awal sempurna bagi Arsenal musim ini. Tiga pertandingan, tiga kemenangan,...

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

Leave a Reply

CommentLuv Enabled