and-stay-outBikin resolusi lagi? Bikin target lagi? Gak bosen terus mengulang-ulang bikin resolusi yang sama di awal tahun? Gak malu karena gagal terus mencapai target tersebut di akhir tahun? Hahahah…

Tapi … whatever lah … Bikin resolusi alias target selalu lebih baik daripada tidak punya target sama sekali. Paling tidak hal itu memberikan tujuan di depan, menunjukkan bahwa apa yang saya lakukan sekarang ini mestinya tidak sia-sia. Selanjutnya yang penting adalah menjaga motivasi supaya resolusi tersebut benar-benar bisa tercapai.

Oke, kalau begitu apa yang menjadi target saya di tahun 2009—tentu saja di bidang tulis-menulis?

Kata orang pintar, bikin target itu harus SMART, alias Spesific, Measurable, Achievable, Relevant, dan Time-limited. Spesifik artinya detil dan jelas batasan-batasannya, Measurable artinya bisa diukur atau dikuantifikasi, Achievable artinya bisa dicapai tidak terlalu mengawang-awang, Relevant artinya sesuai dengan bidang kita dan dapat kita kontrol, sedangkan Time-limited artinya harus jelas pula kapan harus selesai.

Lalu, apa saya mesti bikin targetnya sedetil itu?

Males ah … hahahahah … tapi oke, mungkin coba saya ikuti sekarang.

Berhubung saya tidak bisa mengontrol apakah draft-draft naskah saya nanti bisa diterima penerbit atau tidak, atau jadi best-seller atau tidak, wkwkwkwk … maka yang bisa saya lakukan adalah dalam hal menulis saja. Supaya spesifik, oke, maka saya targetkan ini saja:

  • S********* (draft yang dikerjakan selama 2008) harus selesai ditulis dan diedit Januari 2009.
  • GST harus selesai ditulis dan diedit April 2009.
  • Jadi S*********, GST dan TFH 1 harus bisa dikirim ke penerbit paling lambat Mei 2009.
  • Jadi setelah itu saya bisa konsentrasi menyelesaikan BDT dan revisi TFH 2 sampai akhir 2009.

Huh. Rasanya target-target itu sudah cukup SMART. Hahahah…

Mestinya sih bisa dicapai, asal saya bisa tetap fokus menulis. Masalahnya, seperti juga yang selalu terjadi selama ini, banyak hal yang kemudian membuat kita tidak fokus. Apakah hal-hal tersebut bakal kembali ada? Dijamin, pasti bakal selalu ada. Heheheh … Tinggal gimana kuat-kuatnya saya ajah … Dan kita lihat saja nanti di bulan Januari s/d April, apakah target-target awalnya bisa tercapai.

Bagaimana dengan anda?

No related posts.

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

16 Responses to “Gak Bosen Bikin Resolusi Lagi?”

  1. 1
    MaxMax Says:

    lha Vil, kamu bikin berapa naskah sih? kok kayaknya semua dibikin secara bersamaan.

  2. 2
    Villam Says:

    ya empat yang gue sebut itu adalah yang sudah cukup berbentuk, udah lebih dari 75%. dan satu lagi sekitar 25%. dan di luar yang lima itu ada beberapa lagi yang baru dimulai satu atau dua bab.
    kenapa bersamaan? hmm… ya begitulah…
    hehe… mendingan jangan ditiru. lebih baik fokus dan selesaikan dulu satu per satu.

  3. 3
    dian k Says:

    bener2 superman. ati2 jaga stamina ah. ntar ambruk duluan dan gak satu pun yg terealisasi :(

    me? dua naskah cukup
    *ngacungin dua jari persis iklan KB*

    hehe.. mudah2an salah satunya bisa terbit tahun depan.
    Terra Mater tinggal diedit, though..

  4. 4
    Villam Says:

    ah ini kerjaan biasa kok, bukan jatahnya si clark kent. heheh…
    dan mudah-mudahan sih berjalan sesuai rencana. namanya juga target…

    terbit tahun depan … amin …
    tapi bukannya lebih pas: diterima penerbit tahun depan? secara proses mulai dari editing, penerimaan, penerbitan dan pendistribusian aja bisa lebih dari setahun kan?

  5. 5
    mocca_chi Says:

    ut tahun depan,
    1. Menyeselaikan yang baru 25 halaman ke cut terus. hiksss
    2. menunggu ……
    3. menunggu ……
    4. menunggu……
    menunggu……

    entah menunggu ap. wkwkkwkw
    @ dian, KB, maunya cewe cowok atau cewe cewe? :P

    mocca_chi’s last blog post..Untuk Dua Puluh Tiga Tahun Ini….

  6. 6
    Villam Says:

    beuh… nunggu apaan?
    something uncontrollable?

    ah jadi inget, sebenarnya dalam dunia menulis ini, ada beberapa hal lain yang pengen aku lakuin juga, gak cuman menulis. pertama, belajar lagi. kedua, membangun kastilfantasi.com. haha… apa bisa terlaksana juga ya?

    biarin dah… lebih bagus punya banyak niat daripada gak punya niat sama sekali. heheheh…

  7. 7
    dian k Says:

    arik,
    bagusnya cewek-cowok biar gak penasaran. tapi ini masih tergantung faktor si penyumbang genetik alias ‘si partner’, plus sikon pembuatan apakah cukup kondusif atau nggak, dan kalo dibahas di sini bakalan OOT banget lantaran topik reproduksi gak nyambung sama resolusi yang dimaksud villam (ato nyambung? heheh).

  8. 8
    Villam Says:

    huh apaan sih ini…
    resolusi jadi reproduksi…
    masih mending revolusi, lebih mirip…

  9. 9
    mocca_chi Says:

    ah biarkan saja, yang penting diawali dengan re dan diakhiri dengan i.
    idih, omongan orang dewasa mboooo, aku kan masih kecil *ups. OOT

    sebenarnya arti harfiah resolusi itu adalah
    “re·so·lu·si /résolusi/ n putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yg ditetapkan oleh rapat (musyawarah, sidang); pernyataan tertulis, biasanya berisi tuntutan tt suatu hal: rapat akhirnya mengeluarkan suatu — yg akan diajukan kpd pemerintah”

    tapi kenapa bisa berubah jadi target ya?
    apa asal katanya seperti serapan dari bahasa inggris, yang artinya memberi solusi kembali atas permasalahan?

    hehe, nah bapak EYD, cuba dijelaskan dunk :P

  10. 10
    Villam Says:

    hyahahahah…
    benar sekali, rik, arti sebenarnya memang seharusnya itu!
    tapi ya itu, seringkali aku senang-senang saja menghanyutkan diri di arus yang salah. hahahah…

    barangkali yang lain ada yang bisa memberi penjelasan? :-P

  11. 11
    Serpentwitch Says:

    resolusi kan emang bukan berarti target,

    diambil dari makna aslinya, yaitu proses ‘memutuskan sesuatu yg penting dan membulatkan tekad untuk menjalankannya secara terus menerus dan tidak boleh dilanggar.

    Basically resolusi adalah keputusan sidang yg terjadi di dalam diri kita, diputuskan oleh kita sendiri, dan kita taati sendiri.

  12. 12
    Villam Says:

    hmmm… betul, intinya memang soal kebulatan tekad.
    kayak kampanye pemilu ya… heheh…

  13. 13
    ndyw Says:

    klo aq lum sampe tahap itu
    bahkan ada satu ceritaku yang lum kelar mpe skrg
    :( (
    jadi mau nangis
    blum bisa mengatur waktu sih

  14. 14
    Villam Says:

    ndyw, jangan nangis dong…
    heheheheh…

    dua hal paling utama yang dibutuhkan oleh penulis adalah waktu dan konsentrasi. keterampilan dan teknis adalah soal berikut. sementara ‘bakat’, gue nggak anggap sama sekali. jadi benar, ndyw, semuanya adalah tentang bagaimana cara kita mengatur waktu. dilatih saja, dari sekarang, secepatnya.

    karena belum tentu kita akan punya waktu lebih banyak nanti…

  15. 15
    aksesoris wanita Says:

    I found your blog on google and read a few of your other posts. I just added you to my Google News Reader. Keep up the good work. Look forward to reading more from you in the future.

  16. 16
    Villam Says:

    mmm… okay…

Leave a Reply

CommentLuv Enabled