<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Resep Menjadi Penulis Sukses</title>
	<atom:link href="http://www.rdvillam.com/2008/12/resep-menjadi-penulis-sukses/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.rdvillam.com/2008/12/resep-menjadi-penulis-sukses/</link>
	<description>... yes, Villam is still dreaming, writing and believing in fantasy ...</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Sep 2010 02:21:40 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
	<item>
		<title>By: Villam</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2008/12/resep-menjadi-penulis-sukses/comment-page-2/#comment-12651</link>
		<dc:creator>Villam</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2009 05:08:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=806#comment-12651</guid>
		<description>sukses juga buat dirimu, ndyw. :-)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sukses juga buat dirimu, ndyw. <img src='http://www.rdvillam.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ndyw</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2008/12/resep-menjadi-penulis-sukses/comment-page-2/#comment-12579</link>
		<dc:creator>ndyw</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2009 10:43:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=806#comment-12579</guid>
		<description>dalem ey om kajitow
.-= ndyw&#180;s last blog ..&lt;a href=&quot;http://ndywcooking.blogspot.com/2009/08/raisin-buttermilk-with-coffe-ala-ndyw.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Raisin Buttermilk with Coffe Ala Ndyw&lt;/a&gt; =-.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dalem ey om kajitow<br />
<span class="cluv"> ndyw&#180;s last blog ..<a href="http://ndywcooking.blogspot.com/2009/08/raisin-buttermilk-with-coffe-ala-ndyw.html" rel="nofollow">Raisin Buttermilk with Coffe Ala Ndyw</a> <span class="heart_tip_box"><img class="heart_tip" alt="My ComLuv Profile" border="0" width="16" height="14" src="http://www.rdvillam.com/wp-content/plugins/commentluv/images/littleheart.gif"/></span></span></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Villam</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2008/12/resep-menjadi-penulis-sukses/comment-page-2/#comment-12555</link>
		<dc:creator>Villam</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2009 05:31:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=806#comment-12555</guid>
		<description>setuju.

sukses juga buat kajitow. :-)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>setuju.</p>
<p>sukses juga buat kajitow. <img src='http://www.rdvillam.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kajitow</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2008/12/resep-menjadi-penulis-sukses/comment-page-2/#comment-12507</link>
		<dc:creator>kajitow</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Aug 2009 18:18:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=806#comment-12507</guid>
		<description>menyinggung masalah e-book yang ditawarkan oleh oknum yang mengiming-imingi kesuksesan menjadi seorang penulis di atas memang sangat kita sayangkan. ini nyata, bahkan beberapa oknum lagi membuat rantai MLM untuk usaha serupa: e-book dan impian sukses. 

yang jelas seperti yang telah disampaikan bung villam, &#039;menulis adalah soal kerja keras.&#039; kemudahan apapun yang bisa membantu anda untuk sukses itu hanyalah stimulan agar menulis terasa gampang. bahkan menyinggung juga tentang jurus &#039;menulis itu gampang,&#039; menurut saya hal tersebut hanya semata dorongan agar tidak menganggap menulis adalah sebuah usaha memindahkan gunung. meskipun kita harus sadar isi di dalam &#039;menulis itu gampang&#039; adalah kerja keras juga.

saya membaca kisah peraih nobel, juga penulis yang sukses (maaf) menjual hasil karyanya. ternyata kerja keras adalah kunci utama mereka untuk meraih kesuksesan tersebut. tengoklah hary poter yang laris manis itu, siapa sangka penulisnya ditolak empat penerbit terlebih dahulu sebelum sukses seperti sekarang ini. tentunya banyak lagi contoh yang bisa kita jadikan landasan bahwa menulis itu membutuhkan kerja keras.

namun seperti yang telah digembar-gemborkan oleh penulis &#039;menulis itu gampang,&#039; jangan sampai kecintaan kita terhadap kepenulisan terhalangi gambaran sulitnya bekerja keras sebelum sampai kepada kesuksesan yang kita impikan. artinya maju terus, tulis terus, yang lebih penting lagi ayo diskusi terus.

sukses buat bung villam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>menyinggung masalah e-book yang ditawarkan oleh oknum yang mengiming-imingi kesuksesan menjadi seorang penulis di atas memang sangat kita sayangkan. ini nyata, bahkan beberapa oknum lagi membuat rantai MLM untuk usaha serupa: e-book dan impian sukses. </p>
<p>yang jelas seperti yang telah disampaikan bung villam, &#8216;menulis adalah soal kerja keras.&#8217; kemudahan apapun yang bisa membantu anda untuk sukses itu hanyalah stimulan agar menulis terasa gampang. bahkan menyinggung juga tentang jurus &#8216;menulis itu gampang,&#8217; menurut saya hal tersebut hanya semata dorongan agar tidak menganggap menulis adalah sebuah usaha memindahkan gunung. meskipun kita harus sadar isi di dalam &#8216;menulis itu gampang&#8217; adalah kerja keras juga.</p>
<p>saya membaca kisah peraih nobel, juga penulis yang sukses (maaf) menjual hasil karyanya. ternyata kerja keras adalah kunci utama mereka untuk meraih kesuksesan tersebut. tengoklah hary poter yang laris manis itu, siapa sangka penulisnya ditolak empat penerbit terlebih dahulu sebelum sukses seperti sekarang ini. tentunya banyak lagi contoh yang bisa kita jadikan landasan bahwa menulis itu membutuhkan kerja keras.</p>
<p>namun seperti yang telah digembar-gemborkan oleh penulis &#8216;menulis itu gampang,&#8217; jangan sampai kecintaan kita terhadap kepenulisan terhalangi gambaran sulitnya bekerja keras sebelum sampai kepada kesuksesan yang kita impikan. artinya maju terus, tulis terus, yang lebih penting lagi ayo diskusi terus.</p>
<p>sukses buat bung villam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Villam</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2008/12/resep-menjadi-penulis-sukses/comment-page-2/#comment-2699</link>
		<dc:creator>Villam</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2009 05:48:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=806#comment-2699</guid>
		<description>setuju.
lebih baik sekarang fokus dulu bikin yang bagus. gak usah pikirin soal penerbitan. itu urusan belakangan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>setuju.<br />
lebih baik sekarang fokus dulu bikin yang bagus. gak usah pikirin soal penerbitan. itu urusan belakangan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: zetamari</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2008/12/resep-menjadi-penulis-sukses/comment-page-2/#comment-2690</link>
		<dc:creator>zetamari</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2009 01:08:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=806#comment-2690</guid>
		<description>Ooo gitu.. Tapi emang iya seh.. Yang penting kita menulis dengan hati.. Kayak pencipta lagu aja, biasanya kalo nyiptainnya dari hati bisa jadi hits and banyak di request di radio-radio, trus jadi nomer satu deh di tangga lagu.. 

Lagian penerbit kan bukan cuma Gramedia doang.. Tul gak?? Tinggal milih aja mana yang berkualitas tetapi sejalan dengan keinginan kita.. 

Gw setuju.. Jika kita memang serius, hasilnya bagus, karya kita sendirilah yang akan menuntun kita menuju penerbit dan best-seller.. Jadi daripada mikirin ntar bakal diterima gak sama penerbit, bakal jadi best-seller apa gak, mending bikin yang buagusss dulu.. (menyemangati sekaligus menghibur diri sendiri :D)..

&lt;abbr&gt;&lt;em&gt;zetamari’s last blog post..&lt;a href=&quot;http://inspirasizeta.wordpress.com/2009/03/15/shopaholic-hobi-yang-jadi-bencana/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;SHOPAHOLIC Hobi Yang Jadi Bencana&lt;/a&gt;&lt;/abbr&gt;&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ooo gitu.. Tapi emang iya seh.. Yang penting kita menulis dengan hati.. Kayak pencipta lagu aja, biasanya kalo nyiptainnya dari hati bisa jadi hits and banyak di request di radio-radio, trus jadi nomer satu deh di tangga lagu.. </p>
<p>Lagian penerbit kan bukan cuma Gramedia doang.. Tul gak?? Tinggal milih aja mana yang berkualitas tetapi sejalan dengan keinginan kita.. </p>
<p>Gw setuju.. Jika kita memang serius, hasilnya bagus, karya kita sendirilah yang akan menuntun kita menuju penerbit dan best-seller.. Jadi daripada mikirin ntar bakal diterima gak sama penerbit, bakal jadi best-seller apa gak, mending bikin yang buagusss dulu.. (menyemangati sekaligus menghibur diri sendiri <img src='http://www.rdvillam.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> )..</p>
<p><abbr><em>zetamari’s last blog post..<a href="http://inspirasizeta.wordpress.com/2009/03/15/shopaholic-hobi-yang-jadi-bencana/" rel="nofollow">SHOPAHOLIC Hobi Yang Jadi Bencana</a></em></abbr></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Villam</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2008/12/resep-menjadi-penulis-sukses/comment-page-2/#comment-2520</link>
		<dc:creator>Villam</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 05:37:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=806#comment-2520</guid>
		<description>heheheh...
pendapat dyah sangat mirip dengan pemikiran gue saat pertama kali memutuskan untuk serius menjadi penulis.
menciptakan warisan yang bisa dibanggakan oleh anak cucu. heheh...

@zetamari, pendapat bloodsin sangat membantu tuh. dan yang gue yakini adalah, standar itu fleksibel, tidak kaku. karena dalam soal marketing atau trend, misalnya, trend tahun ini, tahun depan, atau tahun-tahun yang telah lewat, selalu berubah-ubah. dulu fantasi lagi booming, misalnya, sekarang tidak. dan jika kita mau terus mencoba mengikuti gelombang trend itu, bisa jadi kita bakal kelelahan sendiri. 

gue lebih percaya jika lebih baik kita menulis sesuai keinginan hati kita, dengan standar kualitas yang kita ciptakan sendiri. jika kita memang serius, dan hasilnya bagus, jalan penerbitan dan best-seller juga akan datang. I believe. :-)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>heheheh&#8230;<br />
pendapat dyah sangat mirip dengan pemikiran gue saat pertama kali memutuskan untuk serius menjadi penulis.<br />
menciptakan warisan yang bisa dibanggakan oleh anak cucu. heheh&#8230;</p>
<p>@zetamari, pendapat bloodsin sangat membantu tuh. dan yang gue yakini adalah, standar itu fleksibel, tidak kaku. karena dalam soal marketing atau trend, misalnya, trend tahun ini, tahun depan, atau tahun-tahun yang telah lewat, selalu berubah-ubah. dulu fantasi lagi booming, misalnya, sekarang tidak. dan jika kita mau terus mencoba mengikuti gelombang trend itu, bisa jadi kita bakal kelelahan sendiri. </p>
<p>gue lebih percaya jika lebih baik kita menulis sesuai keinginan hati kita, dengan standar kualitas yang kita ciptakan sendiri. jika kita memang serius, dan hasilnya bagus, jalan penerbitan dan best-seller juga akan datang. I believe. <img src='http://www.rdvillam.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dyah p.rinni</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2008/12/resep-menjadi-penulis-sukses/comment-page-1/#comment-2513</link>
		<dc:creator>dyah p.rinni</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 04:46:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=806#comment-2513</guid>
		<description>gue rasa, gak ada salahnya bermimpi untuk menjadi penulis bestseller. lagipula, IMHO, manusia tanpa mimpi seperti burung tanpa sayap. 

Ada banyak jalan menuju bestseller. mulai dari marketing yang bagus, nama penulis yang udah jadi jaminan, sampai emang lagi trendnya buku itu (jadi banyak yang cari)

tapi pada akhirnya inti bestseller (atau paling gak calon bestseller) adalah tulisan yang dibuat dengan sepenuh hati. tulisan yang dibuat karena kamu percaya tulisan itu harus diceritakan ke seluruh dunia. dan kalaupun pada akhirnya gak jadi bestseller, ada kepuasan tersendiri menyelesaikannya. Sesial-sialnya, paling gak kalau udah tua nanti, bisa pamer ke cucu ^_^</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gue rasa, gak ada salahnya bermimpi untuk menjadi penulis bestseller. lagipula, IMHO, manusia tanpa mimpi seperti burung tanpa sayap. </p>
<p>Ada banyak jalan menuju bestseller. mulai dari marketing yang bagus, nama penulis yang udah jadi jaminan, sampai emang lagi trendnya buku itu (jadi banyak yang cari)</p>
<p>tapi pada akhirnya inti bestseller (atau paling gak calon bestseller) adalah tulisan yang dibuat dengan sepenuh hati. tulisan yang dibuat karena kamu percaya tulisan itu harus diceritakan ke seluruh dunia. dan kalaupun pada akhirnya gak jadi bestseller, ada kepuasan tersendiri menyelesaikannya. Sesial-sialnya, paling gak kalau udah tua nanti, bisa pamer ke cucu ^_^</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Bloodsin</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2008/12/resep-menjadi-penulis-sukses/comment-page-1/#comment-2509</link>
		<dc:creator>Bloodsin</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 00:48:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=806#comment-2509</guid>
		<description>@zeta,

Kalo buat ukuran gramedia, yg namanya &#039;standar penerbitan&#039; itu tidak lain tidak bukan adalah tolak ukur apakah suatu novel marketable (gampang laku) ato enggak. Apa saja aspek dalam novel yg mempengaruhi penilaian ini? Banyak, mungkin saja bisa mencakup tebel naskah, orisinalitas ide, gaya tulis, segmen pembaca, tema, genre, dll

&#039;Untung&#039;nya, gak semua penerbit punya standar macam standar gramedia gini :P</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@zeta,</p>
<p>Kalo buat ukuran gramedia, yg namanya &#8216;standar penerbitan&#8217; itu tidak lain tidak bukan adalah tolak ukur apakah suatu novel marketable (gampang laku) ato enggak. Apa saja aspek dalam novel yg mempengaruhi penilaian ini? Banyak, mungkin saja bisa mencakup tebel naskah, orisinalitas ide, gaya tulis, segmen pembaca, tema, genre, dll</p>
<p>&#8216;Untung&#8217;nya, gak semua penerbit punya standar macam standar gramedia gini <img src='http://www.rdvillam.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: zetamari</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2008/12/resep-menjadi-penulis-sukses/comment-page-1/#comment-2477</link>
		<dc:creator>zetamari</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2009 01:36:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=806#comment-2477</guid>
		<description>standar penerbitan itu seperti apa aja seh??

faktor apa yang membuat novel kita diterima atau ditolak??

wah musti cari tahu neh sebelum ngerahin novel ke penerbit..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>standar penerbitan itu seperti apa aja seh??</p>
<p>faktor apa yang membuat novel kita diterima atau ditolak??</p>
<p>wah musti cari tahu neh sebelum ngerahin novel ke penerbit..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Villam</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2008/12/resep-menjadi-penulis-sukses/comment-page-1/#comment-2276</link>
		<dc:creator>Villam</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2009 00:24:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=806#comment-2276</guid>
		<description>gigi, coba kirim ke:
rdvillam@yahoo.com

nanti gue sempetin baca, tapi masuk dalam daftar antrian ya, soalnya ada beberapa novel lain yang udah minta direview duluan.
gue tunggu. :-)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gigi, coba kirim ke:<br />
<a href="mailto:rdvillam@yahoo.com">rdvillam@yahoo.com</a></p>
<p>nanti gue sempetin baca, tapi masuk dalam daftar antrian ya, soalnya ada beberapa novel lain yang udah minta direview duluan.<br />
gue tunggu. <img src='http://www.rdvillam.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: gigi</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2008/12/resep-menjadi-penulis-sukses/comment-page-1/#comment-2272</link>
		<dc:creator>gigi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2009 13:15:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=806#comment-2272</guid>
		<description>oM, sAbtu kemariN nOveLkUw baru di tOlAk gRAmeD...
kaTanYa belUm memeNuhI standAr penerbiTan,
taPi gA dijelAsIn aPa aJa ??

kUw mo kiRim nOveLkuW ke Om,
gImanA caRanYa ??
biAr oM biSa kasIh komen n NilAi abOuT nOveLkUw,
terUtaMa kekUraNgan2nYa ?
tHx b4 yAh...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>oM, sAbtu kemariN nOveLkUw baru di tOlAk gRAmeD&#8230;<br />
kaTanYa belUm memeNuhI standAr penerbiTan,<br />
taPi gA dijelAsIn aPa aJa ??</p>
<p>kUw mo kiRim nOveLkuW ke Om,<br />
gImanA caRanYa ??<br />
biAr oM biSa kasIh komen n NilAi abOuT nOveLkUw,<br />
terUtaMa kekUraNgan2nYa ?<br />
tHx b4 yAh&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Villam</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2008/12/resep-menjadi-penulis-sukses/comment-page-1/#comment-1063</link>
		<dc:creator>Villam</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2009 01:44:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=806#comment-1063</guid>
		<description>hmm...
yang jelas, seperti jualan bakso atau martabak, ada sebuah kredibilitas yang harus dibangun, supaya bisa mendapat kepercayaan dari semua pihak yang terkait. heheheh...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hmm&#8230;<br />
yang jelas, seperti jualan bakso atau martabak, ada sebuah kredibilitas yang harus dibangun, supaya bisa mendapat kepercayaan dari semua pihak yang terkait. heheheh&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ubr</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2008/12/resep-menjadi-penulis-sukses/comment-page-1/#comment-1055</link>
		<dc:creator>ubr</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2009 18:58:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=806#comment-1055</guid>
		<description>Kalau Mas jadi agen kan berarti dapat mengontrol kualitas novel Fantasi Indonesia walau nggak secara langsung banget sih. Dan lagi, siapa tahu mas bisa mendorong/mengenali sebuah karya bagus buat fans fantasi tapi dipandang sebelah mata oleh para penerbit.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau Mas jadi agen kan berarti dapat mengontrol kualitas novel Fantasi Indonesia walau nggak secara langsung banget sih. Dan lagi, siapa tahu mas bisa mendorong/mengenali sebuah karya bagus buat fans fantasi tapi dipandang sebelah mata oleh para penerbit.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Villam</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2008/12/resep-menjadi-penulis-sukses/comment-page-1/#comment-1039</link>
		<dc:creator>Villam</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2009 04:01:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=806#comment-1039</guid>
		<description>iya, bisa jadi peluang bisnis yang bagus.
mau coba? heheheh...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>iya, bisa jadi peluang bisnis yang bagus.<br />
mau coba? heheheh&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dian k</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2008/12/resep-menjadi-penulis-sukses/comment-page-1/#comment-965</link>
		<dc:creator>dian k</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 10:25:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=806#comment-965</guid>
		<description>villam,
peluang bisnis nih kyknya.
bibit unggul reviewer fikfan udah kita punya kan? :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>villam,<br />
peluang bisnis nih kyknya.<br />
bibit unggul reviewer fikfan udah kita punya kan? <img src='http://www.rdvillam.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Villam</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2008/12/resep-menjadi-penulis-sukses/comment-page-1/#comment-888</link>
		<dc:creator>Villam</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jan 2009 06:02:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=806#comment-888</guid>
		<description>keuntungannya, penulis bisa mendapat jawaban lebih cepat jika dia terlebih dulu ngirim ke literary agent: apakah ditolak atau direkomendasikan ke penerbit. selain itu, penjelasan kenapa ditolak bisa lebih mengena dan komprehensif.

misalnya begini: jika langsung ke penerbit, jawaban ditolak atau tidak baru bisa datang dalam waktu satu tahun, atau yang terburuk, hilang begitu saja. sementara jika lewat agent, jawaban dari agent cukup beberapa bulan setelah dikirim. jika direkomendasikan, penerbit bakal memproses lebih cepat dengan membandingkan dengan naskah2 lain yang juga direkomendasikan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>keuntungannya, penulis bisa mendapat jawaban lebih cepat jika dia terlebih dulu ngirim ke literary agent: apakah ditolak atau direkomendasikan ke penerbit. selain itu, penjelasan kenapa ditolak bisa lebih mengena dan komprehensif.</p>
<p>misalnya begini: jika langsung ke penerbit, jawaban ditolak atau tidak baru bisa datang dalam waktu satu tahun, atau yang terburuk, hilang begitu saja. sementara jika lewat agent, jawaban dari agent cukup beberapa bulan setelah dikirim. jika direkomendasikan, penerbit bakal memproses lebih cepat dengan membandingkan dengan naskah2 lain yang juga direkomendasikan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Serpentwitch</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2008/12/resep-menjadi-penulis-sukses/comment-page-1/#comment-884</link>
		<dc:creator>Serpentwitch</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jan 2009 04:42:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=806#comment-884</guid>
		<description>jd... apa keuntungannya bagi penulis kl ada agent2 itu?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jd&#8230; apa keuntungannya bagi penulis kl ada agent2 itu?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Villam</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2008/12/resep-menjadi-penulis-sukses/comment-page-1/#comment-882</link>
		<dc:creator>Villam</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jan 2009 01:52:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=806#comment-882</guid>
		<description>nah itu dia yang sebenarnya menarik juga dibahas, dan mungkin nanti mau gue bikin topik tersendiri.

kalo di amrik, karena industri literaturnya memang sudah besar dan kompleks, ada dua agen, yaitu personal agent (manager) dan literary agent. nah yang lu sebut di atas itu adalah personal agent.

yang lebih menarik adalah literary agent. jadi kalo di amrik sono, para editor penerbit gak mau menerima naskah langsung dari penulis, mereka hanya mau menerima naskah yang sudah direkomendasikan oleh literary agent. para agen ini adalah mereka2 yang punya kualitas mumpuni buat menilai sebuah naskah, dan rata-rata memang mengkhususkan diri pada genre tertentu, misalnya literary agent khusus fantasi. penulis yang gak bisa menembus mereka, gak bisa menembus editor penerbit.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>nah itu dia yang sebenarnya menarik juga dibahas, dan mungkin nanti mau gue bikin topik tersendiri.</p>
<p>kalo di amrik, karena industri literaturnya memang sudah besar dan kompleks, ada dua agen, yaitu personal agent (manager) dan literary agent. nah yang lu sebut di atas itu adalah personal agent.</p>
<p>yang lebih menarik adalah literary agent. jadi kalo di amrik sono, para editor penerbit gak mau menerima naskah langsung dari penulis, mereka hanya mau menerima naskah yang sudah direkomendasikan oleh literary agent. para agen ini adalah mereka2 yang punya kualitas mumpuni buat menilai sebuah naskah, dan rata-rata memang mengkhususkan diri pada genre tertentu, misalnya literary agent khusus fantasi. penulis yang gak bisa menembus mereka, gak bisa menembus editor penerbit.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ubr</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2008/12/resep-menjadi-penulis-sukses/comment-page-1/#comment-872</link>
		<dc:creator>Ubr</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jan 2009 11:56:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=806#comment-872</guid>
		<description>Di indonesia apa ada agen penulis mas? Kan enak penulis tinggal menulis dan menyetor saja (walau keuntungan dikurangi gaji agen btw) sementar masalah administrasi, kontrak dan segala tetek bengek diurus si agen.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Di indonesia apa ada agen penulis mas? Kan enak penulis tinggal menulis dan menyetor saja (walau keuntungan dikurangi gaji agen btw) sementar masalah administrasi, kontrak dan segala tetek bengek diurus si agen.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
