elephantMau membantu saya memberi makan ‘gajah-gajah’ di bawah ini? Atau barangkali sedang berusaha melahirkan ‘gajah’ Anda sendiri?

Caranya mudah. Pilihlah tiga ‘gajah’ alias ide plot cerita fantasi di bawah ini yang rencananya akan rutin saya berikan setiap hari Senin, Rabu dan Jumat, mana yang menurut Anda paling menarik, melalui komentar Anda. Berikan alasan kenapa Anda memilihnya, dan silakan berikan ide tambahan pada cerita tersebut untuk membuatnya jadi lebih menarik.

Jika seandainya Anda tertarik untuk membuat ceritanya (panjang atau pendek), maka tulislah, jangan sungkan-sungkan. Saya senang jika ide-ide yang muncul di sini pada akhirnya bisa terwujud menjadi cerita, siapapun penulisnya. Mari, Teman-teman, kita menari-nari dengan ide!

Gajah-gajah nomor 1 s/d 3 adalah:

  1. Seorang gadis penggembala ditahan di sebuah perpustakaan kuno karena dituduh mencuri, sementara seekor hewan buas datang menyerang kota dan menyebarkan penyakit mematikan. Dengan bantuan seekor tikus misterius, sang gadis harus mencari jalan keluar kota dan menemukan obatnya.
  2. Seorang pelawak kerajaan dijebak seorang ksatria pencemburu, dan dibuang di rawa-rawa yang dihuni ular berbisa. Dengan bantuan seorang gadis penyihir misterius, sang pelawak mencoba kembali ke istana namun  dengan syarat harus mengkhianati rajanya.
  3. Seorang penyihir pemula terperangkap di sebuah kota asing, dan kudanya dimutilasi oleh makhluk misterius. Dengan bantuan seorang pendeta tolol, si penyihir harus menyelamatkan kota tersebut, namun dengan resiko menjadi makhluk terkutuk.

Lihat juga gajah-gajah nomor 4  s/d 6.

31 Responses to “Feed the Elephants! #1-3”

  1. 1
    dejongstebroer Says:

    Aku suka yg mutilasi..
    Boleh kan aku bikin ceritanya?

  2. 2
    Villam Says:

    hahahah…
    boleh, dejong.
    gue curiga, kayaknya bukan cuman kuda yang bakalan dimutilasi.

  3. 3
    dejongstebroer Says:

    Iya nh. Sebelum dimutilasi tu kuda di-zoophilia dulu…
    Kwkwkw
    Cukup extrim gak?

  4. 4
    dejongstebroer Says:

    Sbnrnya dulu aku jg pernah bikin scene pembantaian kuda, sampe2 makhluk centaurs juga jadi korban..
    Tapi syg scene itu tak berkembang sama sekali

  5. 5
    Villam Says:

    zoophilia? buset…

    tapi boleh juga tuh kalo ditambahin centaur di ceritanya. bisa dipilih apakah centaur masuk jadi protagonis, antagonis, atau cukup korban saja. hmm… kayaknya menarik tuh kalo tokoh utamanya adalah centaur. selama ini di mitologi yunani mereka cuman jadi pemeran pembantu.

  6. 6
    dejongstebroer Says:

    Eh vilam, kalo seting ceritanya pake negri2 yg ada di Daratan Bumi (dunia fiksiku, seting Ksatria2 Terang) boleh gak?
    Tapi gak ada hubungannya sama K2T, dan tempatnya jauh dari Eumefzi – negri lain.
    Mungkin ada hubungan historisnya..

  7. 7
    Villam Says:

    setuju aja. emang udah waktunya dunia yang lu bikin itu diisi dengan manusia ataupun non-manusia lengkap dengan kisah-kisahnya.

    jadi serius nih mau bikin cerita untuk ide nomor 3?

  8. 8
    Danny Says:

    Kayanya alur ketiga cerita diatas mirip2 ya?

    Danny’s last blog post..The Old Man and The Sea

  9. 9
    Villam Says:

    iya, memang agak mirip.

    formula yang dipakai adalah:
    - tentukan tokoh protagonis yang unik.
    - tentukan masalah pertama protagonis sebagai pembuka plot.
    - tentukan tujuan utama protagonis.
    - tentukan resiko yang akan dihadapi jika dia gagal mencapai tujuan utama.
    - tentukan tokoh antagonis yang bakal jadi penghadang.
    - tentukan tokoh pendukung (sidekick)

    ini formula umum yang selalu ditemukan di setiap cerita. contohnya di The Old Man and The Sea karya Hemingway yang ada di blogmu itu, danny, juga sama. tapi memang, untuk membuatnya jadi unik, harus ditambah twist dan kejutan.

  10. 10
    dejongstebroer Says:

    Iya, mirip2.
    Kalo tiga2nya boleh gak?
    Rencananya akan aku kembangin jd cerita2 historis K2T sh ato dibikin seolah2 jd karya sastra di sana seperti Ainal dan Iddiuroc yg jd karya sastra negri Euredu

  11. 11
    Villam Says:

    boleh juga kalo mau tiga-tiganya, dejong.
    coba dibikin dulu satu-satu. I wanna see it.

  12. 12
    dejongstebroer Says:

    Bikinin gajah lagi donk vil? Aku lg blank nh pgn bikin gajah lain utk proyekku, ngisi scene yg kosong / subplot tambahan / cerita komplementer lain.
    Bikinin yg byk ya tar kukasih makan deh biar gajah2nya cpt gede!
    Kirim ke emailku ya?
    Thanx

  13. 13
    mocca_chi Says:

    aku suka ketiga, maklum masih HPholic :P

    mocca_chi’s last blog post..Peri Stroberi

  14. 14
    Villam Says:

    heheh…
    dejong, niatnya memang gue nanti bakal coba rutin brainstorming, ngelatih otak buat menggali-gali ide, dan rencananya bakal diposting rutin di website ini, tiga butir ide setiap dua hari sekali (senin, rabu, jumat), entah sampe kapan, mungkin sampe gue bosen atau capek. hahah…

    sementara ini sengaja diposting dulu di ruang publik ini, dengan harapan banyak orang yang bisa/mau nimbrung, sehingga ide-idenya bisa berkembang lebih cepat. tapi kalo nanti ternyata tanggapannya gak banyak, ya mungkin ide2nya lebih baik kita bahas lewat email.

    btw, bikin dulu ceritanya yang udah ada satu-satu dong, baru minta lagi… heheheheh…

  15. 15
    Villam Says:

    arik, HPholic ya? hahahah…
    ada ide supaya tokoh penyihirnya lebih unik?

  16. 16
    dejongstebroer Says:

    Gimana kalo ada tokoh raksasa yg bisa sihir?
    Tambahan vil, bikinin cerita tokohnya seorg siren (peri laut yg mirip mermaid/ merman) donk, settingnya di dunia bawah laut..
    Trs aku juga usul tokoh utamanya seorg perompak ato penjelajah samudra!

  17. 17
    Villam Says:

    tokoh raksasa yang bisa sihir? boleh juga. ada ide dari mana source sihirnya berasal? natural (tumbuh2an) seperti druid? atau elemental (air, api, tanah, udara) seperti sorcerer? atau spiritual (light, dark) seperti priest?

    ada tokoh peri laut, bajak laut, penjelajah samudera? hmm… oke… gue catet. udah kebayang dikit.

  18. 18
    dejongstebroer Says:

    Kalo bisa bikinin juga yg ada tokoh ‘manusia burung’ (istilah mitologisnya cherub = manusia bersayap burung)
    *hihihi.. Banyak pesanan, maruk mode on*

  19. 19
    Villam Says:

    hmm… manusia burung…
    mau dijadiin apa? protagonis, antagonis, sidekick atau korban?
    cocok juga tuh kalo mau dimasukin di cerita nomor 1.

    kalo jadi protagonis, dia jadi manusia burung penggembala yang tinggal di tengah padang rumput, tapi karena ditakuti orang-orang, ketika dia datang ke kota langsung ditangkap dengan alasan yang dicari-cari.

    kalo jadi antagonis, dia jadi makhluk buas yang datang menyerang kota.

    kalo jadi sidekick, dia jadi penolong sang penggembala, menggantikan si tikus.

    kalo jadi korban, dia jadi pengawal legendaris kota yang gagal dan tewas saat diserang makhluk buas.

  20. 20
    dejongstebroer Says:

    Jgn ah, plotnya yg beda aja..
    Kalo tokoh utamanya dewa? Buat memperkaya kisah mitologi..
    Soal nama tokoh aku bs bikin dgn pendekatan conlang2ku, tinggal disesuaikan dimana seting geografisnya..

  21. 21
    Villam Says:

    lha? padahal cerita itu selalu lebih bagus kalo tokohnya manusia atau semi-manusia, karena lebih wajar jika karakter mereka multidimensi, abu-abu, manusiawi.

    hmm… mitologi…
    memang biasanya para dewa punya tujuan atau hasrat hidup apa? ada ide?

  22. 22
    dejongstebroer Says:

    Bukannya dlm mitologi para dewa selalu mempunyai sifat2 manusiawi? Lihat aja kecemburuan Hera, nafsu sexual Apollo mengejar peri Daphne, kemarahan Diana ketika diintip seorg pemuda (lupa namanya) yg dikutuk mjd rusa, ketakutan Chronos dan Uranos akan anak2nya shg menelan mrk satu persatu..
    Jadi dewa juga manusia, punya rasa punya hati, jangan samakan dengan pisau belati..
    *wadoh kok malah nyanyi?*

  23. 23
    ubr Says:

    1. Gadis biasa + tikus pintar + buku sihir yang bisa bicara dan sok sakti (walau tetap membutuhkan bantuan si gadis sbg caster btw…) = Win!

    2. Favorit! Yang ini jelas penuh dengan adegan2 yang garing, lucu atau memalukan. Kebayang si pelawak playboy merajuk/merayu si gadis yang pendiam dan ‘dingin’ juga ketika saat dia ‘menolong’ dalam battle… Kalau bisa si ksatria digambarkan seperti tipikal tokoh utama yang sering muncul di cerfan —> tampan, penuh semangat, muda, heroik, memiliki pedang api…

    3. Yang setelah menjadi makhluk terkutuk, si penyihir menghabiskan ratusan tahun buat menguasai sihir pembalik waktu. Setelah kembali ke masa lalu, ia menemukan kenyataan kalau dia sendirilah si makhluk aneh itu….

  24. 24
    Villam Says:

    @dejong, iya sih, karena sifat manusiawi itulah makanya cerita dewa-dewa jadi mitologi buat orang jaman sekarang, walaupun dulu adalah religi buat masyarakatnya. hehe…
    makanya, coba dong dibikin. hahah…

    @ubr, kayaknya no. 1 cocok jadi cerita fantasi anak ya? dan lebih gampang masuk penerbit. heheh…
    untuk usul di no.2, good idea, bro! kayaknya cocok nih dijadiin skenarion fil fantasi komedi hollywood. heheheh…
    untuk usul di no.3, another a very good idea! hohoh… bisa jadi cerita dark fantasy yang menarik. cocok jadi skenario game RPG nih…

  25. 25
    dian k Says:

    #2, villam

    pengen ‘nyemplung’ tapi lagi ribet sama tulisanku sendiri. absen aja dulu yak :D

  26. 26
    dejongstebroer Says:

    Aku dah ada ide ttg gajah ketiga.. Kirimnya ke mana nh?
    Tp pasti aku post di blogku yg berbagaikisah.blogspot.com

  27. 27
    dejongstebroer Says:

    Rencananya gajah ketiga mau aku kaitkan dgn history duniaku. Gajah kedua mau dijadikan sastra Euredu. Gajah pertama msh bingung scr kisah kepahlawanannya terlalu klise ‘from zero to hero’

  28. 28
    Villam Says:

    @dejong, wah kalo emang ide ceritanya udah lengkap, kirim aja ke email gue: rdvillam@yahoo.com.
    nanti gue tayangin di website ini, dan gue kasih linknya ke blog lu. ntar gue tambahin ide-ide baru, dan teman yang lain mungkin bisa nambahin juga.
    untuk cerita nomor 1, bisa aja ditambahin twist supaya gak terlalu klise.

    @dian, iya sebenernya aku juga masih ribet sama proyekku…

  29. 29
    alfare Says:

    Gajah ke-1 menurutku yang paling menarik di antara semua. Aku belum bisa kasih makan banyak. Tapi aku rasa gajah itu punya keunggulan karena selain punya nuansa misteri (perpustakaan, pencurian), ada juga nuansa mendesak (monster di kota) yang semakin diperindah oleh adanya kawan tak terduga (tikus).

    Gajah ke-2 juga menarik karena mengetengahkan tokoh underdog dan konflik tentang konsekuensi pilihan yang berkaitan dengan moral.

    Gajah ke-3 sangat berpeluang untuk jadi klise.

  30. 30
    Villam Says:

    betul juga, alfare, karena nomor 1 dan 2 emang menyajikan karakter-karakter yang bisa dibikin unik, disertai misteri dan konflik. sementara nomor 3 emang lebih cocok diarahkan ke cerita dark/horor, yang menegangkan tapi seringkali endingnya mudah ditebak.

  31. 31
    ESyu Says:

    Hi, kk.

    Baru mampir nih.
    Q seneng bgt gajah yg pertama.
    Mungkin karna q’nya yg suka dongeng kali yah……

    Makasih gajahnya, bermanfaat bgt buat q yang lagi mencoba nyemplung ke dunia fantasy.

Leave a Reply