Somniterra
Posted by: Villam in Cerita, tags: dian k, komitmen menulis, Somniterra, villam's writing
Zahra tak pernah mengira kalau Reno, tokoh khayalannya sendiri, ternyata menginginkan kematiannya. Ia berusaha lari dari pria itu, tetapi sia-sia. Sampai suatu saat ia masuk ke Somniterra, dan belajar bahwa satu-satunya cara mempertahankan hidupnya adalah dengan melawan. Masalahnya, untuk mengalahkan Reno, ia harus menghadapi dirinya sendiri.
Tiga nama menyesaki benak Arya. Kehidupannya sempurna dan karirnya cemerlang, sebelum masalah-masalah pelik bergantian muncul. Somniterra memberinya kesadaran bahwa hidupnya ternyata tidak sesempurna yang ia duga, sekaligus menjebaknya dalam dilema. Siapa yang harus dipilihnya? Kekasihnya, adiknya yang menghilang, atau sang gadis misterius?
Besar di keluarga berada tidak membuat hidup Nadia bahagia. Ia mencoba berpaling pada kehidupan bebas, tetapi malah berujung ke malapetaka. Nyawanya terancam, dan ia terjebak di Somniterra. Ia dihadapkan pada dua pilihan: kembali ke kehidupan lamanya yang seperti neraka, atau tinggal di Somniterra selamanya? Sayangnya, pilihan kedua berarti ia harus mati.
Julukan si Berandal sudah dialamatkan pada Faisal sejak lama, dan ia tidak pernah peduli, sampai akhirnya menyadari, ada seorang gadis yang ia harap bisa melihatnya sebagai sosok berbeda. Namun sesuatu—atau seseorang—di Somniterra menarik perhatiannya. Atau lebih tepatnya, membutuhkan bantuannya. Dalam masalah hidup dan mati. Haruskah ia berpaling?
Selamat datang di Somniterra.
Di sini semua hal mungkin terjadi. Impian dan kenyataan hanya terpisah sekat tipis, dan kalau kau cukup beruntung–atau sial–sekat itu bisa lenyap sama sekali. Hanya ada satu hal yang perlu kau punya sebagai bekal: Etainn.
Nikmati eksplorasi fantasimu di sini, di Somniterra, tapi jangan pernah lupakan satu hal: selesaikan misimu, sebelum kau kehilangan waktu, kehilangan segala-galanya dan menyesal.
—–
Akhirnya, setelah 1 tahun 2 bulan, Somniterra, novel kolaborasi saya dengan dian k selesai juga ditulis. Novel ini berisi 180.000 kata yang dibagi dalam 30 bab. Cukup panjang , dan mengingat ‘pertempuran-pertempuran’ hebat yang telah kami lewati saat berdiskusi dan menulis, adalah kepuasan tak terkira ketika akhirnya kami berhasil menyelesaikannya.
Tentu saja, jalan masih sangat panjang untuk membuat novel ini pada akhirnya–semoga–bisa sampai di toko buku dan dibaca banyak orang. Pekerjaan belum selesai, jauh dari selesai. Tapi buat saya, langkah yang paling sulit, yaitu menuliskannya sampai selesai, telah berhasil dilewati. Dan untuk itu saya mengucap syukur. Alhamdulillah.
Dengan ini komitmen awal saya di tahun 2009 ini berhasil tercapai, walau memang terlambat satu bulan dari jadwal. Untuk selanjutnya, selain berurusan mencari penerbit, saya bisa melanjutkan penulisan novel saya lainnya, Gerbang Sungai Tigris, yang terbengkalai pada posisi 60%. Semoga itu bisa saya selesaikan di pertengahan tahun.
Teman-teman, mari kita terus menulis, dan gapai mimpi kita bersama-sama!
Semangat!





Entries (RSS)
February 17th, 2009 at 4:19 pm
1 tahun 2 bulan?
180.000 kata?
30 bab?
wow.. gajahnya pasti gede banget tuh..
Salut buat kalian berdua..
Keep the good work..
btw, lama ga maen sini dapat kabar gini, jadi ciut juga secara komitmen gw berantakan semua..
hahaha..
somni itu lawan dari insomni ya..?
udah dikirim ke penerbit..?
February 17th, 2009 at 4:32 pm
oh yes. it’s a big elephant.
kalo dihitung-hitung (berhubung gue orang yang suka berhitung… hahahah…), berarti rata-rata bisa dapet 500-600 kata, alias 2 halaman per hari. karena ngerjainnya dua orang, berarti tiap orang bikin 1 halaman per hari. gue rasa itu jumlah yang cukup normal kok, dengan melihat kondisi kesibukan masing-masing. dan gue yakin elu, misalnya, juga bisa melakukan hal kayak gitu.
soal kirim ke penerbit, mungkin kita coba bulan depan.
kalo somni, emang diambil dari basa latin. dan artinya … heheh… gampang dicari kok.
February 17th, 2009 at 4:38 pm
moga2 cepet bisa dipajang di tokbuk ya..

gw pasti mbeli..
soalnya ini buku kolaborasi dua penulis fantasi kondang indonesia..
btw, ada battlenya kan..?
February 17th, 2009 at 5:02 pm
amin…
ada battlenya. final battlenya panjangnya 100 halaman.
apakah cukup bisa memuaskan dahaga? heheheheh…
February 17th, 2009 at 5:04 pm
baw,
ada! mudah2an memuaskan pembaca, soalnya battlenya sengaja dibuat detil dan panjang
February 17th, 2009 at 5:06 pm
hehe…
ya… begitu…
February 18th, 2009 at 12:00 am
gilee… battle 100 halaman? Dalam kisahnya itu peperangan berdurasi brp hari tuh?
February 18th, 2009 at 12:06 am
Selamat atas hasil jerih payahnya, semoga dapat diterbitkan! dan masuk ke blognya FA Purawan
(Menurutku termasuk prestasi tersendiri lho kalau direview disana).
-
Eeeh, apakah Vil dan Moon muncul jadi cameo? hwehehehe….
February 18th, 2009 at 12:09 am
100 halamannya itu kayaknya 4-5 bab, dan kalau aku boleh menduga2 kemungkinan tentang pengepungan sebuah kastil selama lebih dari seminggu (asal tebak banget
)
February 18th, 2009 at 7:58 am
heheheheh…
sori belon bisa ngasih spoiler ttg battle panjang itu…
vill dan moon (http://www.rdvillam.com/2008/10/vill-dan-moon/) jadi cameo? hmm… enggak sih…
tapi kayaknya ide yang menarik tuh…
February 18th, 2009 at 2:16 pm
*gubrak*
battle 100 halaman..? weleh2.. sekali dikasih, panjang bener..
hahaha..
sejak gw mbaca dankurk, sepertinya mazhab lo mang “mahzab bloody” ya villam..
dian,
tak ku sangka dikau juga bermahzab bloody
kekeke..
aragorn : dian, you are the shield maiden of Rohan
eh.. FFDN ding..
kekekeke..
February 18th, 2009 at 2:26 pm
hehe…
beda kok, baw, gaya pertempuran di ‘somniterra’ dengan yang di ‘the last battle’ (atau di ‘the forgotten heroes’ secara keseluruhan).
di ‘somniterra’ nggak bloody kok… ‘tone’nya beda… ‘pace’nya beda.
February 18th, 2009 at 3:08 pm
oo..
perangnya, perang batin ya..? ga seru dong..
(memancing spoiler mode on)
February 18th, 2009 at 3:13 pm
heheheh…
bukan perang batin, perang beneran!
February 19th, 2009 at 8:00 am
selamat, akhirnya selesai juga.
dan.. wakakak tak sabar menunggu namamu muncul di sebuah buku villam, aku mau deh beli nanti *ups… biasanya aku jarang beli tapi bukumu pasti kubeli.
wkwkwkwk
mocca_chi’s last blog post..Sebuah Permen Warna Kuning Dalam Stoples Kaca Bertutup Merah
February 19th, 2009 at 8:39 am
thank you, rik…
thank you so much.
nanti kukasih tandatanganku juga deh. heheheh…
memang menyenangkan jika akhirnya nanti nama kita bisa nongol di toko buku.
tapi aku belon terlalu mikirin itu sekarang. entah kenapa, keasyikan paling utama ternyata tetap ada pada kegiatan tulis-menulis, bukan soal penerbitan. gue malah sekarang kepikiran lagi bagaimana nerusin cerita2 lain yang masih terbengkalai.
February 19th, 2009 at 10:46 am
hehe… bakal jadi novel fantasi lokal paling ditunggu tahun ini nih! XD
February 19th, 2009 at 11:07 am
heheheh…
thank you, thank you…
tapi kalo targetnya terbit tahun ini sih susah…
udah pernah dibahas di forum, seluruh prosesnya–jika berhasil, amin–bakal butuh waktu lebih dari satu tahun. mulai dari seleksi sampai distribusi.
February 19th, 2009 at 6:10 pm
selamat-selamat-selamat…
fiuh, akhirnya ada buku fantasi yang bisa di hunting tahun ini
lebih ke young-adult ya? kek Zauri?
February 20th, 2009 at 8:00 am
sebutannya young adult ya? heheh…
iya. kayaknya begitu.
thank you, elbintang.
February 24th, 2009 at 8:42 am
congrats bro & sis!
gw gak punya bayangan sama sekali jadinya bakal kek gimana kalo sebuah karya fantasi digarap sama 2 orang penulis gede.. kita tunggu aja tanggal maennya
February 24th, 2009 at 8:54 am
thank you, rey…
semoga semua lancar-lancar sampe akhir…
heheh…
February 24th, 2009 at 9:05 am
tinggal tunggu tanggal terbit
February 24th, 2009 at 11:21 am
ama nunggu gratisan *klo dapet
Peaceee
mocca_chi’s last blog post..Pertemuan vs Perpisahan
February 24th, 2009 at 11:33 am
kalau semut mengerubungi sesuatu yang manis,
maka manusia mengerubungi sesuatu yang gratis
February 24th, 2009 at 11:39 am
infaq dong…
50 ribu per buku…
heheheh…
February 24th, 2009 at 11:42 am
buat ubr yang udah ngirim farseer trilogy, dan dejong yang udah ngirim silmarillion, thanks so much!
February 24th, 2009 at 10:49 pm
siapkan hati, otak, serta tenaga dan mental untuk baca silmarilion, atau kau akan tumbang di halaman pertama wkkwwk…
inggris nya tuh buku maut euy. Dulu pertama kali gw sentuh, lgsg nyerah pada paragraf pertama XD keder gila bacanya.
February 25th, 2009 at 8:13 am
gue belum buka.
tapi kayaknya sih dulu gue pernah baca yang englishnya lebih maut…
heheheh…
btw ini kayaknya salah topik ya… hahahah…
March 25th, 2009 at 11:44 pm
congrat, Villam, dian… Can’t wait itu buku di publish..^^
March 26th, 2009 at 10:02 am
thank you, yosi.
cant wait too… hehe…
June 24th, 2010 at 1:27 pm
Di Gramed gak ada. Padahal mau nyoba baca.
June 24th, 2010 at 3:15 pm
emang belum terbit…
June 24th, 2010 at 5:04 pm
Hee?
Saya kira udah…. =_=’a
June 25th, 2010 at 8:37 am
dalam mimpi gue sih udah…
June 18th, 2011 at 2:37 am
Ga ditaruh di fictionpress.com aja Mas Villam?
June 18th, 2011 at 11:27 am
enggak. enggak direncanain buat dipublish secara online.