padang-rumputZahra tak pernah mengira kalau Reno, tokoh khayalannya sendiri, ternyata menginginkan kematiannya. Ia berusaha lari dari pria itu, tetapi sia-sia. Sampai suatu saat ia masuk ke Somniterra, dan belajar bahwa satu-satunya cara mempertahankan hidupnya adalah dengan melawan. Masalahnya, untuk mengalahkan Reno, ia harus menghadapi dirinya sendiri.

Tiga nama menyesaki benak Arya. Kehidupannya sempurna dan karirnya cemerlang, sebelum masalah-masalah pelik bergantian muncul. Somniterra memberinya kesadaran bahwa hidupnya ternyata tidak sesempurna yang ia duga, sekaligus menjebaknya dalam dilema. Siapa yang harus dipilihnya? Kekasihnya, adiknya yang menghilang, atau sang gadis misterius?

Besar di keluarga berada tidak membuat hidup Nadia bahagia. Ia mencoba berpaling pada kehidupan bebas, tetapi malah berujung ke malapetaka. Nyawanya terancam, dan ia terjebak di Somniterra. Ia dihadapkan pada dua pilihan: kembali ke kehidupan lamanya yang seperti neraka, atau tinggal di Somniterra selamanya? Sayangnya, pilihan kedua berarti ia harus mati.

Julukan si Berandal sudah dialamatkan pada Faisal sejak lama, dan ia tidak pernah peduli, sampai akhirnya menyadari, ada seorang gadis yang ia harap bisa melihatnya sebagai sosok berbeda. Namun sesuatu—atau seseorang—di Somniterra menarik perhatiannya. Atau lebih tepatnya, membutuhkan bantuannya. Dalam masalah hidup dan mati. Haruskah ia berpaling?

Selamat datang di Somniterra.

Di sini semua hal mungkin terjadi. Impian dan kenyataan hanya terpisah sekat tipis, dan kalau kau cukup beruntung–atau sial–sekat itu bisa lenyap sama sekali. Hanya ada satu hal yang perlu kau punya sebagai bekal: Etainn.

Nikmati eksplorasi fantasimu di sini, di Somniterra, tapi jangan pernah lupakan satu hal: selesaikan misimu, sebelum kau kehilangan waktu, kehilangan segala-galanya dan menyesal.

—–

Akhirnya, setelah 1 tahun 2 bulan, Somniterra, novel kolaborasi saya dengan dian k selesai juga ditulis. Novel ini berisi 180.000 kata yang dibagi dalam 30 bab. Cukup panjang , dan mengingat ‘pertempuran-pertempuran’ hebat yang telah kami lewati saat berdiskusi dan menulis, adalah kepuasan tak terkira ketika akhirnya kami berhasil menyelesaikannya.

Tentu saja, jalan masih sangat panjang untuk membuat novel ini pada akhirnya–semoga–bisa sampai di toko buku dan dibaca banyak orang. Pekerjaan belum selesai, jauh dari selesai. Tapi buat saya, langkah yang paling sulit, yaitu menuliskannya sampai selesai, telah berhasil dilewati. Dan untuk itu saya mengucap syukur. Alhamdulillah.

Dengan ini komitmen awal saya di tahun 2009 ini berhasil tercapai, walau memang terlambat satu bulan dari jadwal. Untuk selanjutnya, selain berurusan mencari penerbit, saya bisa melanjutkan penulisan novel saya lainnya, Gerbang Sungai Tigris, yang terbengkalai pada posisi 60%. Semoga itu bisa saya selesaikan di pertengahan tahun.

Teman-teman, mari kita terus menulis, dan gapai mimpi kita bersama-sama!

Semangat! :-)

37 Responses to “Somniterra”

  1. 1
    baw Says:

    1 tahun 2 bulan?
    180.000 kata?
    30 bab?
    wow.. gajahnya pasti gede banget tuh..

    Salut buat kalian berdua..
    Keep the good work..

    btw, lama ga maen sini dapat kabar gini, jadi ciut juga secara komitmen gw berantakan semua..
    hahaha..

    somni itu lawan dari insomni ya..?
    udah dikirim ke penerbit..?

  2. 2
    Villam Says:

    oh yes. it’s a big elephant. :-D

    kalo dihitung-hitung (berhubung gue orang yang suka berhitung… hahahah…), berarti rata-rata bisa dapet 500-600 kata, alias 2 halaman per hari. karena ngerjainnya dua orang, berarti tiap orang bikin 1 halaman per hari. gue rasa itu jumlah yang cukup normal kok, dengan melihat kondisi kesibukan masing-masing. dan gue yakin elu, misalnya, juga bisa melakukan hal kayak gitu. :-)

    soal kirim ke penerbit, mungkin kita coba bulan depan.

    kalo somni, emang diambil dari basa latin. dan artinya … heheh… gampang dicari kok.

  3. 3
    baw Says:

    moga2 cepet bisa dipajang di tokbuk ya..
    gw pasti mbeli..
    soalnya ini buku kolaborasi dua penulis fantasi kondang indonesia..
    :)
    btw, ada battlenya kan..?

  4. 4
    Villam Says:

    amin… :-)

    ada battlenya. final battlenya panjangnya 100 halaman.
    apakah cukup bisa memuaskan dahaga? heheheheh…

  5. 5
    dian k Says:

    baw,
    ada! mudah2an memuaskan pembaca, soalnya battlenya sengaja dibuat detil dan panjang :)

  6. 6
    Villam Says:

    hehe…
    ya… begitu…

  7. 7
    Serpentwitch Says:

    gilee… battle 100 halaman? Dalam kisahnya itu peperangan berdurasi brp hari tuh?

  8. 8
    ubr Says:

    Selamat atas hasil jerih payahnya, semoga dapat diterbitkan! dan masuk ke blognya FA Purawan :) (Menurutku termasuk prestasi tersendiri lho kalau direview disana).
    -
    Eeeh, apakah Vil dan Moon muncul jadi cameo? hwehehehe….

  9. 9
    ubr Says:

    100 halamannya itu kayaknya 4-5 bab, dan kalau aku boleh menduga2 kemungkinan tentang pengepungan sebuah kastil selama lebih dari seminggu (asal tebak banget :) )

  10. 10
    Villam Says:

    heheheheh…
    sori belon bisa ngasih spoiler ttg battle panjang itu… :-)

    vill dan moon (http://www.rdvillam.com/2008/10/vill-dan-moon/) jadi cameo? hmm… enggak sih…
    tapi kayaknya ide yang menarik tuh… :-)

  11. 11
    baw Says:

    *gubrak*

    battle 100 halaman..? weleh2.. sekali dikasih, panjang bener..
    hahaha..

    sejak gw mbaca dankurk, sepertinya mazhab lo mang “mahzab bloody” ya villam..

    dian,
    tak ku sangka dikau juga bermahzab bloody
    kekeke..

    aragorn : dian, you are the shield maiden of Rohan
    eh.. FFDN ding..
    kekekeke..

  12. 12
    Villam Says:

    hehe…
    beda kok, baw, gaya pertempuran di ‘somniterra’ dengan yang di ‘the last battle’ (atau di ‘the forgotten heroes’ secara keseluruhan).
    di ‘somniterra’ nggak bloody kok… ‘tone’nya beda… ‘pace’nya beda.

  13. 13
    baw Says:

    oo..

    perangnya, perang batin ya..? ga seru dong..
    (memancing spoiler mode on)

    :)

  14. 14
    Villam Says:

    heheheh…
    bukan perang batin, perang beneran!

  15. 15
    mocca_chi Says:

    selamat, akhirnya selesai juga.
    dan.. wakakak tak sabar menunggu namamu muncul di sebuah buku villam, aku mau deh beli nanti *ups… biasanya aku jarang beli tapi bukumu pasti kubeli.

    wkwkwkwk

    mocca_chi’s last blog post..Sebuah Permen Warna Kuning Dalam Stoples Kaca Bertutup Merah

  16. 16
    Villam Says:

    thank you, rik…
    thank you so much. :-)
    nanti kukasih tandatanganku juga deh. heheheh…

    memang menyenangkan jika akhirnya nanti nama kita bisa nongol di toko buku.
    tapi aku belon terlalu mikirin itu sekarang. entah kenapa, keasyikan paling utama ternyata tetap ada pada kegiatan tulis-menulis, bukan soal penerbitan. gue malah sekarang kepikiran lagi bagaimana nerusin cerita2 lain yang masih terbengkalai.

  17. 17
    Serpentwitch Says:

    hehe… bakal jadi novel fantasi lokal paling ditunggu tahun ini nih! XD

  18. 18
    Villam Says:

    heheheh…
    thank you, thank you…
    tapi kalo targetnya terbit tahun ini sih susah…
    udah pernah dibahas di forum, seluruh prosesnya–jika berhasil, amin–bakal butuh waktu lebih dari satu tahun. mulai dari seleksi sampai distribusi.

  19. 19
    elbintang Says:

    selamat-selamat-selamat…

    fiuh, akhirnya ada buku fantasi yang bisa di hunting tahun ini :D

    lebih ke young-adult ya? kek Zauri?

  20. 20
    Villam Says:

    sebutannya young adult ya? heheh…
    iya. kayaknya begitu. :-)
    thank you, elbintang.

  21. 21
    Bloodsin Says:

    congrats bro & sis!

    gw gak punya bayangan sama sekali jadinya bakal kek gimana kalo sebuah karya fantasi digarap sama 2 orang penulis gede.. kita tunggu aja tanggal maennya :D

  22. 22
    Villam Says:

    thank you, rey…
    semoga semua lancar-lancar sampe akhir…
    heheh…

  23. 23
    MaxMax Says:

    tinggal tunggu tanggal terbit

  24. 24
    mocca_chi Says:

    ama nunggu gratisan *klo dapet :P
    Peaceee

    mocca_chi’s last blog post..Pertemuan vs Perpisahan

  25. 25
    MaxMax Says:

    kalau semut mengerubungi sesuatu yang manis,
    maka manusia mengerubungi sesuatu yang gratis

    :P

  26. 26
    Villam Says:

    infaq dong…
    50 ribu per buku…
    heheheh…

  27. 27
    Villam Says:

    buat ubr yang udah ngirim farseer trilogy, dan dejong yang udah ngirim silmarillion, thanks so much! :-)

  28. 28
    Serpentwitch Says:

    siapkan hati, otak, serta tenaga dan mental untuk baca silmarilion, atau kau akan tumbang di halaman pertama wkkwwk…

    inggris nya tuh buku maut euy. Dulu pertama kali gw sentuh, lgsg nyerah pada paragraf pertama XD keder gila bacanya. :P

  29. 29
    Villam Says:

    gue belum buka.
    tapi kayaknya sih dulu gue pernah baca yang englishnya lebih maut…
    heheheh…

    btw ini kayaknya salah topik ya… hahahah…

  30. 30
    yosi Says:

    congrat, Villam, dian… Can’t wait itu buku di publish..^^

  31. 31
    Villam Says:

    thank you, yosi. :-)
    cant wait too… hehe…

  32. 32
    Bebek Says:

    Di Gramed gak ada. Padahal mau nyoba baca.

  33. 33
    Villam Says:

    emang belum terbit… :-P

  34. 34
    Bebek Says:

    Hee?
    Saya kira udah…. =_=’a

  35. 35
    Villam Says:

    dalam mimpi gue sih udah… :-P

  36. 36
    Shamyaza Says:

    Ga ditaruh di fictionpress.com aja Mas Villam?

  37. 37
    Villam Says:

    enggak. enggak direncanain buat dipublish secara online. :-)

Leave a Reply