Wordcount April 2009
Posted by: Villam in wordcount, tags: menulis novel, motivasi menulis, villam's wordcount
Mulai bulan ini saya akan mencatat berapa jumlah kata yang berhasil saya tulis dalam proyek novel-novel saya. Tujuannya adalah untuk memotivasi diri agar saya bisa terus menulis lebih banyak setiap bulannya, dan menjadikannya peringatan jika saya mengendur. Mungkin terasa absurd, tapi siapa tahu nanti benar-benar terasa manfaatnya.
Sebagai catatan, yang dihitung nantinya hanyalah jumlah kata yang saya tambahkan. Jadi tidak termasuk revisi, juga tidak termasuk tulisan-tulisan lain di luar proyek-proyek tersebut, misalnya cerpen, artikel, komentar-komentar, atau yang lainnya. Tujuannya agar saya bisa lebih fokus nanti. Sekali lagi, mungkin terasa absurd, tapi whatever-lah… heheh…
Oke, jadi berapa yang saya hasilkan di bulan April 2009?
Ternyata saya baru berhasil menambah sekitar 10.000 kata (10.319, tepatnya) untuk ‘Gerbang Sungai Tigris’. Tergolong rendah. Jika saya ikut nanowrimo di mana saya harus menyelesaikan 50.000 kata dalam sebulan, sudah pasti saya gagal total. Lalu apa penyebabnya? Ternyata karena saya masih harus melakukan revisi di naskah lainnya yang sebelumnya saya perkirakan sudah selesai.
Nah, karena penyebabnya terkait juga dengan urusan tulis-menulis, maka saya maafkan diri saya sendiri. Heheheheheh…
Oke, lalu berapa target untuk bulan depan?
Hmm… saya berharap 15.000, atau sekitar 500 kata per hari. Lebih banyak lebih baik. Kita lihat nanti apakah saya berhasil, dan jika gagal, alasan apa lagi yang saya pergunakan. Hahahah…
Teman-teman, selamat menulis juga. Semoga sukses.
Related posts:
- Wordcount Juli 2009 Yeah, memulai sesuatu yang baru memang selalu sulit. Di bulan...
- Wordcount Agustus 2009 Pencapaian saya bulan ini adalah 13.000 kata, atau sekitar 4...
- Wordcount September 2009 Bulan ini saya hanya menulis sebanyak 10.500 kata, atau 3...
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.



Entries (RSS)
April 29th, 2009 at 6:15 pm
hooo
hebat dah masang target…
aq sih blum berani
hehehhe
April 30th, 2009 at 12:51 pm
kenapa belum, ndyw?
April 30th, 2009 at 5:38 pm
Talking bout wordcount.. halah jadi inggris2 gini.. Berbicara mengenai penghitungan kata,, gw mo nanya sesuatu neh.. Boleh kan?? Boleh dunx..
Ada batasan gak dari penerbit mengenai jumlah halaman naskah? Biasanya kan minimal 100, nah maksimalnya ada gak? Terutama untuk penulis yang baru lahir..
zetamari’s last blog post..Wolverine
April 30th, 2009 at 5:51 pm
penulis yang baru lahir? heheh… minum susu dulu ajah…
gue pernah baca sih di website salah satu penerbit, ditulis di sana maksimal 200 halaman. dan gue tetap nekat mengirim naskah yang tebalnya lebih daripada itu. hasilnya, naskah tersebut dikembalikan.
tapi gue gak lantas langsung menghakimi bahwa ditolaknya naskah tersebut adalah karena tebal, walau bisa juga begitu (sebenarnya jawabannya mungkin bisa diperoleh jika gue bertanya langsung ke penerbit tsb, tapi masalahnya gue pemalas jika disuruh bertanya).
jadi kemungkinan ditolaknya bisa macam2 (menurut persepsi gue), sbb:
- karena tebal, maka gak dilolosin ke editor oleh sekretariat atau penerima naskahnya
- karena tebal, maka editor malas baca
- karena memang naskahnya jelek
- karena mungkin tidak jelek, tapi tidak sesuai selera editor/penerbit
- karena alasan lain (ntar dipikirin lagi. heheh…)
begitulah…
May 2nd, 2009 at 9:31 am
Wah kalo emang alasan ditolaknya karena lebih dari 200 halaman,, untuk amannya lebih baik di 200kan saja ya.. Itu berarti gw harus memangkas naskah gw sebanyak 45 halaman.. Hmm… Minum susu dulu aja deh..
zetamari’s last blog post..Wolverine
May 3rd, 2009 at 4:13 pm
lakukanlah, zeta.
tapi kalo gue pribadi, jika memang alasan naskah gue ditolak adalah karena lebih dari 200 halaman, maka gue dengan senang hati tidak akan mencoba bekerjasama lagi dengan penerbit tersebut. kecuali jika tujuan menulis gue berubah nanti.
May 3rd, 2009 at 8:01 pm
Kita sama2 punya target, Villam. CUman aku target slesein satu chapter seminggu daripada ngitung jumlah kata.
Buatku, lebih banyak bab slese lebih cepet juga novelku slese. Hehehe.
Danny’s last blog post..Nation Watch: Selena
May 3rd, 2009 at 9:13 pm
kalo jumlah bab, target gue kelar 2 biji sebulan. sesuai GBHN yang disusun di awal buat ‘gerbang sungai tigris’, mestinya gue tinggal beresin 6 bab lagi sih, alias 3 bulan. dan rata2 satu bab isinya memang sekitar 5000-7000 kata. begitu dasar itung-itungannya. heheh…
May 4th, 2009 at 11:01 am
ugh! bulan april bulan yang jelek nih buat gue. paling cuma 5.000 aja nih. kemana nih bulan november yang bisa 50.000 kata?
May 4th, 2009 at 12:08 pm
maklum, april kan musim pancaroba.
May 5th, 2009 at 7:44 am
pada ngasi target perbulan ya? aku mah targetnya perhari, sehari minimal 50 – 100 kata.
rendah sekali yah, targetnya? tapi yang penting terus kontinyu
qeqeqeqeqeqe
May 5th, 2009 at 12:11 pm
iya yang penting kontinu. harus bisa rutin setiap hari tanpa terputus. sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit (heheh… kalo memang kita diberkati umur panjang).
May 7th, 2009 at 12:10 am
Wordcount hari April sekitar 10000an yang berarti tiap hari sekitar 350an. Jauh sekali dengan standar Nano yang 1667…
Aku juga mematok 5000an kata per bab. Brainstorming dan nulis apa saja yang terlintas sampai sebanyak itu lalu loncat ke bab lain. Revisinya nanti saja kalau buah tulisannya sudah menggumpal besar dan siap dikuliti
May 7th, 2009 at 12:11 pm
iya, masih jauh di bawah standar nano.
kayaknya itu hanya bisa jika kita invest beberapa jam sehari khusus buat menulis, di ruang kosong yang tenang. hahahah…
utk bulan mei ini, sampe 6 hari juga baru 2400 kata, alias masih 400 kata sehari, masih di bawah target 500. mesti ngebut nih. heheh…
May 7th, 2009 at 4:12 pm
mei ini pancarobanya semakin menggila nih >.<
must. write. alot.
May 7th, 2009 at 5:32 pm
mau pake alasan apa di bulan Mei ini?
kalo di bulan April, kita bisa pake alasan antara lain, sbb:
- ada pemilu, kita sibuk jadi KPU, saksi atau segala macam buat ngitung suara, jadinya kita gak sempet nulis.
- panas dan hujan berganti cepat, kita sakit jadinya gak bisa nulis
- ada peringatan Hari Bumi, jadi kita memutuskan untuk berhenti menulis sejenak demi menghormatinya.
- ada peringatan Hari Kartini, kaum wanita dan beberapa pria harus mencari baju daerah buat dipake di kantor, jadi gak sempet nulis.
- apa lagi ya?
nah, kalo bulan Mei, apa coba alasannya?
May 8th, 2009 at 2:06 pm
1. ulangtaun nenek, awal mei.
2. kerja bakti komplek minggu kedua.
3. arisan keluarga, minggu ketiga.
4. akhir bulan, tepar karena kecapean.
hehehe
alasan mah gampang dicari, vil. apalagi kalo sebagai excuse untuk sesuatu yg nggak penting2 amat
PS: beberapa pria harus mencari baju daerah buat dipake di kantor –> ini beneran?? pengalaman pribadi-kah? wkwkww *bayangin villam pake blangkon*
May 8th, 2009 at 5:21 pm
silakan saja dibayangkan, dian. blangkon + beskap + keris. semoga menarik. heheheheh…
hayo hayo, siapa lagi yang mau menyumbang alasan buat artikel gue berikutnya, yang akan berjudul:
“Alasan-alasan Terbaik Yang Bisa Kita Pakai Setelah Gagal Menulis”
heheheh…
May 10th, 2009 at 1:51 pm
alasan gagal menulis? um…waktu habis buat latihan musik?? kekekeke…itu excuse yang paling sering kuberikan pada diriku.
yosi’s last blog post..Potret Keluarga di Kota Terpencil
May 10th, 2009 at 9:52 pm
heheheh…
excuse yang bagus, yosi.
May 11th, 2009 at 5:34 pm
hmm …
gimana kalo ‘bokap sakit, ribut sama pacar, teror telepon fans gila dan dilamar sama orang yang salah, semua di hari yang sama?’
wkwkwk. terlalu sinetron, yak?
btw, daripada bayangin dirimu dgn blangkon + beskap + keris, lebih gampang dengan baju zirah + perisai + broadsword, hehehe
May 11th, 2009 at 5:42 pm
hmm…
oke. itu alasan yang bagus juga. heheh…
btw, untuk karakter Villam di TFH 2 sebenarnya memakai two-handed broadsword, tanpa shield. dan juga cukup chain mail, bukan plate armor yang kaku. heheh…
May 11th, 2009 at 5:47 pm
tapi gak pake kostum itu ke kantor di hari kartini lalu, kan? :p
May 11th, 2009 at 5:52 pm
kalo ke kantor yang di lafettia sih pake. tapi bukan hari kartini juga.