<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Di Tepi Sungai Ordelahr 4</title>
	<atom:link href="http://www.rdvillam.com/2009/10/di-tepi-sungai-ordelahr-4/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.rdvillam.com/2009/10/di-tepi-sungai-ordelahr-4/</link>
	<description>... yes, Villam is still dreaming, writing and believing in fantasy ...</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jul 2010 08:08:42 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
	<item>
		<title>By: Villam</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2009/10/di-tepi-sungai-ordelahr-4/comment-page-1/#comment-60334</link>
		<dc:creator>Villam</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Apr 2010 01:24:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=1516#comment-60334</guid>
		<description>hehe... iya, perlu ditambahkan.
thanks buat masukannya, bro! :-)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hehe&#8230; iya, perlu ditambahkan.<br />
thanks buat masukannya, bro! <img src='http://www.rdvillam.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: alfare</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2009/10/di-tepi-sungai-ordelahr-4/comment-page-1/#comment-60073</link>
		<dc:creator>alfare</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Apr 2010 02:12:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=1516#comment-60073</guid>
		<description>Dua hal.

Satu, kejelasan soal bahasa. Jelas kalo yang dipake di adegan ini adalah bahasa Hualeg. Tapi kita sama sekali masih belum jelas tentang segimana Ailene memahami bahasa ini. Ada baiknya reaksi Ailene di sepanjang paruh pertama percakapan ini sedikit banyak digambarkan.

Dua, adegan saat Radnar membisiki Vilnar soal Villam. Adegan penting ini berlangsung terlalu tiba-tiba. Perlu ditambahin sedikit penekanan yang nunjukin bahwa adegan ini memiliki makna dalam perkembangan cerita ke depan. Kayak, betapa Villnar terkejut karena ayahnya tiba-tiba membisikinya, ato soal ada yang aneh soal cara Radnar memperhatikan Villam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dua hal.</p>
<p>Satu, kejelasan soal bahasa. Jelas kalo yang dipake di adegan ini adalah bahasa Hualeg. Tapi kita sama sekali masih belum jelas tentang segimana Ailene memahami bahasa ini. Ada baiknya reaksi Ailene di sepanjang paruh pertama percakapan ini sedikit banyak digambarkan.</p>
<p>Dua, adegan saat Radnar membisiki Vilnar soal Villam. Adegan penting ini berlangsung terlalu tiba-tiba. Perlu ditambahin sedikit penekanan yang nunjukin bahwa adegan ini memiliki makna dalam perkembangan cerita ke depan. Kayak, betapa Villnar terkejut karena ayahnya tiba-tiba membisikinya, ato soal ada yang aneh soal cara Radnar memperhatikan Villam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Villam</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2009/10/di-tepi-sungai-ordelahr-4/comment-page-1/#comment-36732</link>
		<dc:creator>Villam</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Jan 2010 00:16:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=1516#comment-36732</guid>
		<description>heheheheh...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>heheheheh&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: heinz</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2009/10/di-tepi-sungai-ordelahr-4/comment-page-1/#comment-36681</link>
		<dc:creator>heinz</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Jan 2010 16:44:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=1516#comment-36681</guid>
		<description>Mudik ey....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mudik ey&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.118 seconds -->
