Menulislah. Apa Lagi Yang Ditunggu?
Posted by: Villam in About Writing, tags: Akkadia: Gerbang Sungai Tigris, menulis
Sebuah jawaban atas pertanyaan seorang teman di sini. Semoga bermanfaat.
—
yg namanya inspirasi alias ide itu gak dateng langsung gede-gedean dalam waktu sesaat. ide Akkadia: GST ini pertama kali muncul di akhir 2007, dan itu hanya sepotong ide kecil. dan langkah pertama yang gue lakuin saat itu adalah langsung menuliskannya, bukan memikirkannya, atau mematangkannya selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.
bab pertama jadi dalam waktu dua hari, dan begitu selesai, ide untuk bab kedua datang. bab kedua langsung ditulis, dan begitu selesai, datanglah ide utk bab2 berikutnya. begitu seterusnya sampai sekitar 15 bab, pada pertengahan 2008. gue tau hasilnya gak bisa langsung bagus di kesempatan pertama gue tulis, tapi gue gak peduli. yang penting ‘gajah jelek’ itu keluar dulu dari dalam kepala gue.
setelah itu gue vakum menulis Akkadia, karena gue fokus dulu ngerjain naskah yang lain (Somniterra). begitu Somniterra selesai pada awal 2009, gue lanjutin lagi nulis Akkadia. emang rada sulit memulainya lagi, dan itulah sebabnya gue kemudian mengatur lagi jalinan plotnya.
tapi sekali lagi, gue gak mau buang waktu lama buat memikirkan plot. gue memilih langsung menulis apa yg bisa gue tulis. dan semakin gue terlarut dalam proses menulis itu, ide-ide baru bermunculan begitu derasnya. bab demi bab pun akhirnya terselesaikan, dan pada pertengahan 2009, Akkadia selesai.
jadi, inti yg ingin gue sampaikan adalah, jangan habiskan waktu terlalu lama utk sekadar memikirkan plot atau karakter atau setting dunianya segala macam. satu2nya langkah kunci yg harus dilakukan ya hanya MENULIS apa yang muncul di kepala kita. langsunglah menulis selagi motivasi dan spirit kita masih tinggi. dan gak perlu juga takut tentang ini itu.
gue justru berani menjamin, jika kita gak pernah mencoba mulai menulis dan terus menulis secara rutin mulai dari sekarang, betapapun keren rencana dan pertimbangan yang kita buat untuk cerita kita nanti, tetap saja hasilnya akan jelek (jika memang bisa selesai). sebaliknya, jika kita mulai menulis dari sekarang, kita memang akan membuat sesuatu yang jelek sekarang, tapi semakin lama, seiring berjalannya waktu dan besarnya usaha kita, cerita itu akan semakin bagus tanpa kita sadari.
rasakan dulu pengalaman menulis sampai selesai itu. jika ini sudah dilakukan, gue percaya, kamu akan bisa menemukan sendiri jawaban atas pertanyaan-pertanyaanmu. ![]()
Related posts:
- Waktunya Beresolusi Lagi Tahun baru menjelang, saatnya kembali membuat resolusi alias tujuan-tujuan apa...
- Akkadia: Gerbang Sungai Tigris – Audio Trailer Kalau film ada trailernya, novel juga ada. Download audio trailer...
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.



Entries (RSS)
December 30th, 2009 at 7:39 pm
yang paling sulit itu memulainya kembali
apalagi setelah berhenti mengerjakannya setelah beberapa lama,,,
bahkan aq sempet bingung pas baca draft tulisanku sendiri
ini tuh siapa?
alurnya lagi ngapain?
dll
December 30th, 2009 at 10:12 pm
yup, aku pernah ngomong soal itu di sini:
http://www.rdvillam.com/2009/03/ketika-saya-harus-kembali-menulis/
tidak mudah.
apakah kita cukup kuat?
December 31st, 2009 at 11:27 pm
Tuhan. How inspiring.
December 31st, 2009 at 11:28 pm
*lebay mode on menjelang tahun baru*
Selamat Tahun Baru 2010, Kak Villam……
*tiup terompet, lempar petasan ke tetangga*
December 31st, 2009 at 11:32 pm
hueheheheh…
)
met taon baru!
ati-ati ah maen petasannya.
February 6th, 2010 at 10:34 am
wah bener banget nih! dan sama kyk diatas, setelah vakum dan baru nulis lagi biasanya harus baca lagi, karena bisa-bisa ga nyambung lagi. Tapi betul banget kata villam, tulis dulu apa yang ada di pikiran kita baru kita edit lagi perlahan-lahan di lain waktu. Karena kalau kita simpan terlalu lama di kepala, ga menjamin tuh ide bakal terlupakan dan kita mungkin tidak bisa mengingatnya kembali.
February 6th, 2010 at 10:34 pm
ah… gue serasa ditegur kembali…
gue harus kembali menulis…
February 7th, 2010 at 5:33 pm
Sama nih.
Lagi susah-susahnya menulis.
Banyak ide tapi susah dituanginnya.
Pengennya keluyuran mulu.
Udah dituangin, pas dibaca, hasilnya butut.
Jadi kesel sendiri. Tapi kalo dipikir-pikir, mungkin itu lebih baik daripada ga nulis sama sekali.
Toh lain kali bisa diedit.
February 7th, 2010 at 5:50 pm
Oh ya hari ini Arsenal vs Chelsea.
Hiks ga ditayangin….
Semoga Arsenal membalas kekalahan terakhirnya di Emirates.
So, MU tetap bercokol di nomor 1.
HEHEHEHE!
February 7th, 2010 at 10:39 pm
kayaknya kalo buat memacu lagi proses menulisnya, mesti coba diadu deh sama beberapa rekan penulis. misal berapa banyak yg bisa ditulis pada bulan ini… hehehe…
June 10th, 2010 at 3:22 pm
Rasanya sulit untuk nulis lagi kalau udah malas.
June 10th, 2010 at 3:24 pm
itu karena menulis (bisa jadi) sudah tidak lagi menjadi prioritas kita.
June 10th, 2010 at 4:49 pm
Sebenernya keinginan menulis saya selalu muncul di waktu yang salah. =_=”
June 10th, 2010 at 5:02 pm
nah itu dia. jangan-jangan memang tidak akan pernah ada yang namanya waktu yang benar-benar benar. hehe…
June 10th, 2010 at 5:09 pm
Ribet. @.@
Iya. Kayaknya memang tidak ada. =_=a
June 10th, 2010 at 5:24 pm
mau coba menulis lagi?
June 10th, 2010 at 5:50 pm
Yeah. Tapi jangan suruh saya nulis di kertas. Ntar banyak coretan dan akhirnya gak bisa kebaca.
June 10th, 2010 at 6:24 pm
yaudah, kalo gak di kertas trus maunya di mana?
hehe…
June 10th, 2010 at 7:17 pm
Di dinding…. Ya enggaklah.
Maunya di komputer, diketik biar mudah.
June 11th, 2010 at 7:58 am
nah, ini sekarang kan mumpung lagi dibuka komputernya. coba aja diketik ceritanya. hehe…
June 11th, 2010 at 9:38 am
Komputernya di rumah. Lagian saya masih sekolah.
June 11th, 2010 at 9:57 am
hehe. iya.