<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Di Tepi Sungai Ordelahr 5</title>
	<atom:link href="http://www.rdvillam.com/2010/01/di-tepi-sungai-ordelahr-5/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.rdvillam.com/2010/01/di-tepi-sungai-ordelahr-5/</link>
	<description>... yes, Villam is still dreaming, writing and believing in fantasy ...</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Jan 2012 17:20:07 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.1</generator>
	<item>
		<title>By: Villam</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2010/01/di-tepi-sungai-ordelahr-5/comment-page-1/#comment-60704</link>
		<dc:creator>Villam</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Apr 2010 10:29:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=1551#comment-60704</guid>
		<description>oke. bisa ditambahkan juga nanti.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>oke. bisa ditambahkan juga nanti.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: alfare</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2010/01/di-tepi-sungai-ordelahr-5/comment-page-1/#comment-60677</link>
		<dc:creator>alfare</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Apr 2010 08:11:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=1551#comment-60677</guid>
		<description>ada yang kelupaan.
soal pertemuan, kurasa itu kerasa kayak gitu sebelumnya engga dijelasin pertemuan itu buat apa dan acaranya apa aja. cuma disebutin bahwa semua mesti ngumpul karena villnar pulang. titik. jadi rasanya perlu disebutin semacam closure.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ada yang kelupaan.<br />
soal pertemuan, kurasa itu kerasa kayak gitu sebelumnya engga dijelasin pertemuan itu buat apa dan acaranya apa aja. cuma disebutin bahwa semua mesti ngumpul karena villnar pulang. titik. jadi rasanya perlu disebutin semacam closure.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Villam</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2010/01/di-tepi-sungai-ordelahr-5/comment-page-1/#comment-60368</link>
		<dc:creator>Villam</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Apr 2010 04:21:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=1551#comment-60368</guid>
		<description>beuh...
ambisinya sih sampe TFH 6! :-))
dan cerita yg ini masuk dalam TFH 2. 
kita liat nanti apakah ambisi itu bisa tercapai. :-P</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>beuh&#8230;<br />
ambisinya sih sampe TFH 6! <img src='http://www.rdvillam.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> )<br />
dan cerita yg ini masuk dalam TFH 2.<br />
kita liat nanti apakah ambisi itu bisa tercapai. <img src='http://www.rdvillam.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: alfare</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2010/01/di-tepi-sungai-ordelahr-5/comment-page-1/#comment-60361</link>
		<dc:creator>alfare</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Apr 2010 03:43:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=1551#comment-60361</guid>
		<description>TFH 1?! Jadi ntar ada TFH 2?! Hooo.

Ah, soal bagian selanjutnya kubaca entar. Aku penasaran ama jawaban yang ini si.

Ayo berjuanglah Bang Villam!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>TFH 1?! Jadi ntar ada TFH 2?! Hooo.</p>
<p>Ah, soal bagian selanjutnya kubaca entar. Aku penasaran ama jawaban yang ini si.</p>
<p>Ayo berjuanglah Bang Villam!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Villam</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2010/01/di-tepi-sungai-ordelahr-5/comment-page-1/#comment-60335</link>
		<dc:creator>Villam</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Apr 2010 01:28:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=1551#comment-60335</guid>
		<description>betul, mungkin perlu sedikit diperjelas lagi bahwa ini semua adalah cerita dalam sudut pandang vilnar.

soal akhir pertemuan, sebenernya di naskah yg paling awal ada, tapi justru saya hapus, karena itu adegan/ucapan penutup pertemuan yg terlalu biasa utk diceritakan secara khusus. tapi mungkin bisa saya utak-atik lagi nanti.

dan ya, ini adalah fabien dari cerita TFH 1. :-)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>betul, mungkin perlu sedikit diperjelas lagi bahwa ini semua adalah cerita dalam sudut pandang vilnar.</p>
<p>soal akhir pertemuan, sebenernya di naskah yg paling awal ada, tapi justru saya hapus, karena itu adegan/ucapan penutup pertemuan yg terlalu biasa utk diceritakan secara khusus. tapi mungkin bisa saya utak-atik lagi nanti.</p>
<p>dan ya, ini adalah fabien dari cerita TFH 1. <img src='http://www.rdvillam.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: alfare</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2010/01/di-tepi-sungai-ordelahr-5/comment-page-1/#comment-60077</link>
		<dc:creator>alfare</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Apr 2010 02:27:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=1551#comment-60077</guid>
		<description>Pada paragraf pertama dan kedua mesti ditegasin bahwa soal &#039;ramalan&#039; Villam kelak menjadi istimewa, semua itu baru sebatas pikiran Vilnar saja. Cara Bang Villam menuliskannya di sini membuatnya terkesan kayak itu suatu hal yang udah pasti terjadi dan diterima semua orang.

Selain itu, pertemuan keluarga itu diceritain selesai gitu aja. Perlu ada penjabaran meski selintas tentang adegan peutup pertemuan itu. Misalnya Radnar menyatakan secara lantang semua orang sudah boleh bubar lalu diceritain masing-masing yang hadir udah boleh pulang. 

Tapi sisa bagian ini keren kok. Semula kubayangin meski tua Radnar entah bagaimana akan menampilkan diri sebagai sosok keren yang dominan. Tapi malah sebaliknya, dan itu juga bagus kok. 

Eh, ksatria Fabien yang muncul sebelumnya itu sama dengan yang di TFH? Jadi HOU ini ceritanya SESUDAH TFH?! o_O</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pada paragraf pertama dan kedua mesti ditegasin bahwa soal &#8216;ramalan&#8217; Villam kelak menjadi istimewa, semua itu baru sebatas pikiran Vilnar saja. Cara Bang Villam menuliskannya di sini membuatnya terkesan kayak itu suatu hal yang udah pasti terjadi dan diterima semua orang.</p>
<p>Selain itu, pertemuan keluarga itu diceritain selesai gitu aja. Perlu ada penjabaran meski selintas tentang adegan peutup pertemuan itu. Misalnya Radnar menyatakan secara lantang semua orang sudah boleh bubar lalu diceritain masing-masing yang hadir udah boleh pulang. </p>
<p>Tapi sisa bagian ini keren kok. Semula kubayangin meski tua Radnar entah bagaimana akan menampilkan diri sebagai sosok keren yang dominan. Tapi malah sebaliknya, dan itu juga bagus kok. </p>
<p>Eh, ksatria Fabien yang muncul sebelumnya itu sama dengan yang di TFH? Jadi HOU ini ceritanya SESUDAH TFH?! o_O</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Villam</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2010/01/di-tepi-sungai-ordelahr-5/comment-page-1/#comment-36778</link>
		<dc:creator>Villam</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Jan 2010 06:28:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=1551#comment-36778</guid>
		<description>iya, cerita ini emang dimaksudkan sebagai bagian dari legendarium (biar kedengeran keren) The Forgotten Heroes. hehe...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>iya, cerita ini emang dimaksudkan sebagai bagian dari legendarium (biar kedengeran keren) The Forgotten Heroes. hehe&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: heinz</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2010/01/di-tepi-sungai-ordelahr-5/comment-page-1/#comment-36762</link>
		<dc:creator>heinz</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Jan 2010 04:00:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=1551#comment-36762</guid>
		<description>Oh, ya, omong-omong tentang Fabien. 
Ini juga expansion TFH?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Oh, ya, omong-omong tentang Fabien.<br />
Ini juga expansion TFH?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Villam</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2010/01/di-tepi-sungai-ordelahr-5/comment-page-1/#comment-36734</link>
		<dc:creator>Villam</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Jan 2010 00:29:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=1551#comment-36734</guid>
		<description>yup, tunggu saja lanjutannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yup, tunggu saja lanjutannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: heinz</title>
		<link>http://www.rdvillam.com/2010/01/di-tepi-sungai-ordelahr-5/comment-page-1/#comment-36684</link>
		<dc:creator>heinz</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Jan 2010 16:56:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rdvillam.com/?p=1551#comment-36684</guid>
		<description>Whopsie. Mengalir lancar dan begitu mudah dicerna. Tidak ada lagi kesan Dance With Wolves. Meski masih terasa agak tipikal tapi sangat menarik. Jadi aku hanya bisa menduga-duga dan mengikut alur saja. Selalu ditunggu lanjutannya. 

Ah, akhirnya berhasil menyalip Calvin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Whopsie. Mengalir lancar dan begitu mudah dicerna. Tidak ada lagi kesan Dance With Wolves. Meski masih terasa agak tipikal tapi sangat menarik. Jadi aku hanya bisa menduga-duga dan mengikut alur saja. Selalu ditunggu lanjutannya. </p>
<p>Ah, akhirnya berhasil menyalip Calvin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

