“Di sana, aku duduk di atas batu yang paling tinggi. Tempat tertinggi di seluruh dunia. Di bawah ada awan putih yang tebal bergumpal-gumpal. Halus, lembut. Aku bisa meraihnya dengan tanganku, aku bisa memainkannya dengan jemariku dan aku bisa meniupnya dengan mulutku. Awan kecil itu terbang, menjauhiku. Tetapi tak apa, karena aku bisa mengambil awan yang lain. Jadi kuambil lagi bergumpal-gumpal yang lain, dengan kedua tangan. Kali ini aku akan memeluknya erat-erat.”

- Yara (Anak-Anak Dunia Mangkok – Meraih Awan)

Leave a Reply