Archive for the “About Writing” Category
Sebuah jawaban atas pertanyaan seorang teman di sini. Semoga bermanfaat.
—
yg namanya inspirasi alias ide itu gak dateng langsung gede-gedean dalam waktu sesaat. ide Akkadia: GST ini pertama kali muncul di akhir 2007, dan itu hanya sepotong ide kecil. dan langkah pertama yang gue lakuin saat itu adalah langsung menuliskannya, bukan memikirkannya, atau mematangkannya selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.
Read the rest of this entry »
10 Comments »
Tahun baru menjelang, saatnya kembali membuat resolusi alias tujuan-tujuan apa yang ingin saya capai di tahun 2010 (tidak perlu merasa bosan, yak… hehe…). Tapi tentu, ada baiknya saya melihat apakah saya sudah berhasil mencapai target-target yang saya buat di akhir tahun 2008, di sini:
Gak Bosen Bikin Resolusi Lagi?
Read the rest of this entry »
12 Comments »
Me & My Writing
Sedikit catatan penulisan. Sedikit saja.
No Comments »
Beberapa hari yang lalu saya menerima kiriman dari penerbit, yang sebulan sebelumnya memang sudah menjadi sasaran tembak dua buah naskah saya. Saya tidak sempat berpikir kenapa jawaban dari mereka bisa datang begitu cepat. Bertentangan dengan slogan ‘lebih cepat lebih baik’, dalam soal ini—konon—yang cepat berarti buruk.
Read the rest of this entry »
18 Comments »
Acara kumpul-kumpul Pulau Penulis akhirnya terlaksana Sabtu tanggal 27 Juni di Istora Senayan bersamaan dengan Pesta Buku 2009. Saya bertemu dengan sesama rekan penulis: FA Purawan, Rey, Andry, Dian, Fred, Bonnie, Amru, Isti, Clara, dan yang lainnya. Kita berdiskusi dan saling bertukar hadiah (halah… naskah maksudnya), kemudian bersama-sama berburu buku sambil tertawa-tawa (menertawakan orang lain dan juga diri sendiri, kelihatannya…). Laporan pandangan mata dari beberapa peserta gathering bisa dilihat di sini:
Read the rest of this entry »
17 Comments »
Membangkitkan impian yang sudah lama terkubur mungkin sama susahnya dengan dulu ketika saya mencoba mewujudkannya pertama kali. Saya berhenti menulis ‘Gerbang Sungai Tigris’ awal tahun lalu pada posisi 85 ribu kata alias 25 bab (mungkin baru separuh jalan) untuk membuat dan menyelesaikan ‘Somniterra’ serta merevisi ‘The Forgotten Heroes – Buku Satu’. Dua yang terakhir ini baru saja selesai, dan sungguh saya menikmati mencetaknya halaman demi halaman, memfotocopy dan menjilidnya hingga jadi buku berukuran A5, rapi dan indah siap untuk dikirim ke mana saja saya mau. Tapi ketika kemudian saya harus berpaling, menyisihkan yang dua itu dan melanjutkan apa yang dulu saya tinggalkan, ternyata rasanya memang cukup berat.
Read the rest of this entry »
23 Comments »
Dari polling ‘Apa Yang Membuat Anda Membeli Sebuah Novel’, sejauh ini terkumpul jawaban dari 10 orang responden, yang hasilnya saya simpulkan sebagai berikut (jawaban diurutkan dari yang paling penting sampai yang paling tidak penting):
1. Genre dan tema
Hampir seluruh responden menjawab faktor genre adalah yang paling penting. Ini wajar dan menunjukkan bahwa responden membeli sebuah novel karena memang ingin mencari dan menikmati sesuatu yang memang sesuai dengan seleranya. Read the rest of this entry »
11 Comments »
Bayangkan, Anda berada di depan sebuah rak buku, yang penuh dengan novel-novel terbitan terbaru. Semua tampak bagus, tapi sayangnya Anda hanya bisa membeli satu. Nah, anggap saja ini sebagai polling atau survey, Teman-teman. Jika Anda hanya punya waktu sebentar untuk memilih dan membeli, faktor apakah yang paling berpengaruh pada pemilihan keputusan Anda?
Read the rest of this entry »
36 Comments »
Ini adalah sedikit pertanyaan yang ditujukan buat penulis atau calon penulis–saya kutip dari postingan seorang teman di forum Pulau Penulis–berikut jawaban saya atas pertanyaan-pertanyaan tersebut. Cukup menarik, dan suatu hari nanti, bertahun-tahun dari sekarang mungkin, saya akan tahu apa yang pernah saya cita-citakan hari ini pada akhirnya berhasil tercapai atau tidak. Barangkali, Teman-teman juga ingin mencobanya. Silakan.
1. Sebagai penulis, kalau kamu hanya bisa digolongkan pada satu genre saja, genre apakah itu?
Read the rest of this entry »
43 Comments »
Saya orang yang gemar berhitung.
Saya gemar menghitung kata. Menghitung berapa jumlah kata yang biasanya saya tulis dalam satu halaman, dalam satu bab, atau dalam satu novel. Juga, berapa rata-rata jumlah kata yang biasanya saya tulis dalam satu jam, satu hari, atau satu bulan. Seringkali saya bahkan lebih suka menghitung daripada menulis kata.
Read the rest of this entry »
17 Comments »
Barusan iseng-iseng berkunjung ke situs-situs yang menawarkan resep atau kiat untuk menjadi penulis sukses (atau apapun namanya), yang ujung-ujungnya adalah menawarkan e-book seharga ratusan ribu, yang menjamin kita bakal sukses dan kaya raya dari menulis dalam sekejap, dan tiba-tiba saya tertawa, sambil berurai air mata (halah…).
Memangnya apa sih resep jitu untuk menjadi penulis sukses? Dimana saya bisa mendapat peti harta karun itu, atau lampu jin itu, atau buku silat pusaka itu, yang dalam sekejap mata bisa membuat saya jadi penulis sukses? Kalau memang ada, saya–seperti juga semua writer wannabe–pasti juga mau. Tidak perlulah saya kerja keras macam-macam.
Read the rest of this entry »
62 Comments »
Bikin resolusi lagi? Bikin target lagi? Gak bosen terus mengulang-ulang bikin resolusi yang sama di awal tahun? Gak malu karena gagal terus mencapai target tersebut di akhir tahun? Hahahah…
Read the rest of this entry »
16 Comments »
|