Archive for the “Uncategorized” Category

Tadinya saya mau bercerita banyak hal mengenai keikutsertaan Kastil Fantasi di acara Festival Pembaca Indonesia pada tanggal 4 Desember 2011 di Pasar Festival, Jakarta Selatan; mengenai suksesnya memperkenalkan Kastil Fantasi (termasuk fiksi fantasi Indonesia) ke khalayak ramai, dan terutama betapa senangnya saya karena bisa bertemu dengan banyak rekan-rekan penulis (saya hitung ada lebih dari 40) yang selama ini–sebagian–baru bisa saya kenal di dunia maya. Namun saya rasa foto-foto di bawah sudah lebih dari cukup untuk memberikan gambaran. Itu adalah hari Minggu yang sangat sangat menyenangkan. Kira-kira begitulah. :-D

Dan karenanya di sini saya hendak mengucapkan terima kasih. Kepada rekan-rekan Goodreads Indonesia yang telah memberi kesempatan kepada Kastil Fantasi untuk ikut serta dalam Festival Pembaca Indonesia. Kepada seluruh rekan yang telah ikut bekerja keras membantu, mulai dari mempersiapkan tempat, gambar-gambar, buku-buku, barang-barang pajangan, dan lain sebagainya (baik yang hadir maupun yang berhalangan hadir). Dan juga kepada seluruh teman-teman yang telah datang mengunjungi kami dan meramaikan booth Kastil Fantasi. Mudah-mudahan kita semua bisa bertemu lagi di kesempatan selanjutnya. :-D

Sekarang, mau lihat foto-fotonya?

Klik saja tautan berikut ini:

http://kastilfantasi.com/2011/12/galeri-foto-kastil-fantasi-4-desember-2010/

Comments No Comments »

Teman-teman penikmat fiksi fantasi Indonesia,

Bagaimana kabar November anda?

Untuk para pembaca, selepas lomba Fantasy Fiesta 2011 berakhir, sudahkah anda mendapat kisah-kisah bagus berikutnya—dari toko buku atau tempat mana pun—untuk dinikmati dan dibagi ke para pembaca lainnya?

Untuk para penulis, sudahkah anda kembali menulis?

Bagaimana kabar proyek pribadi anda? Novel anda, sudah sejauh manakah ditulis? Yang ikut NaNoWriMo, sudah berapa ribu kata yang anda tulis sejauh ini? Yang bergabung dengan Proyek Estarath, sudahkah anda punya bab-bab berikutnya untuk dibagi? Yang tengah menulis untuk kontes cerpen Vandaria, sudahkah anda selesai dan mengirimkan cerita anda?

Atau barangkali anda masih memilih untuk memboikot menulis dulu, untuk sementara—dengan alasan apapun? Ada begitu banyak urusan penting lainnya di luar sana, sehingga anda memilih untuk menjauh dulu dari dunia tulis-menulis—sejauh yang anda bisa dan kalau bisa tidak kembali? Hahahah…

Nah, yang mana pun anda, marilah kita tetap bersemangat, tetap tersenyum, dan tetap bermimpi—alias tetap hidup.

Kami di sini, di Kastil Fantasi, tetap hidup, dan bahkan kini membawa kabar gembira.

Penyebabnya, pertama, karena buku kumpulan cerpen Fantasy Fiesta 2011 sebentar lagi akan terbit. Jika tak ada aral melintang, buku tersebut sudah akan muncul di toko-toko buku pada bulan Desember. Seperti apa tampilannya? Yeah, tunggu saja kabar lebih lanjutnya. Tapi saya jamin, itu sangat cantik. :-D

Kedua, buku kumpulan cerpen Fantasy Fiesta 2010 terpilih menjadi salah satu nominasi buku fiksi favorit pada Anugerah Pembaca Indonesia 2011. Terima kasih kepada seluruh Teman yang telah memberikan dukungan. Perjuangan belum berakhir dan kami akan sangat senang jika Teman-teman yang belum sempat memberikan dukungan bisa ikut memilih melalui voting yang dilaksanakan di sini.

Ketiga, Kastil Fantasi juga akan tampil secara nyata di Festival Pembaca Indonesia, tanggal 4 Desember 2011, yang bertempat di Pasar Festival, GOR Soemantri Brojonegoro, Kuningan, Jakarta, dari pukul 10.00 – 17.00 WIB.

Kami dengan ini mengundang seluruh penikmat, pembaca dan penulis fiksi fantasi Indonesia agar bisa hadir pada acara tersebut. Bertemu, berbincang, berdiskusi, gathering, kopi darat. Apapun istilahnya. Mau mendapatkan berbagai merchandise dari Kastil Fantasi, seperti pin, bookmark, atau yang lainnya, bisa juga.

Yang penting kita semua bergembira, dan bisa berkenalan dengan lebih dekat, dan siapa tahu, yeah, tiba-tiba anda akan merasa sangat beruntung bisa hadir. Hehe…

Oke, segitu dulu dari saya.

Sampai jumpa di sana.

Salam.

Villam

Comments No Comments »

Berpuluh-puluh tahun yang lampau (huh?), ketika saya masih SMA, saya pernah menulis cerita berjudul Nomor Sembilan. Itu adalah novel pertama yang saya tulis, panjangnya kurang lebih 200 halaman, dan seluruhnya ditulis tangan di sebuah buku tebal bersampul warna cokelat (yang jika saya lihat tulisan tangan saya saat itu dibandingkan dengan yang sekarang, kok sungguh rapi dan mudah dibaca ya? :-P ). Buku itu kini masih ada dalam lemari baju saya (?), dan mungkin selamanya tetap akan berbentuk seperti itu, tidak akan dikonversikan ceritanya ke dalam dokumen MS Word, kecuali tiba-tiba saya tergerak untuk kembali bernostalgia.

Nah, buat yang belum paham dengan dunia sepakbola, nomor sembilan biasanya  (sesuai tradisi) adalah nomor punggung yang diberikan untuk ujung tombak atau striker, seperti halnya nomor sepuluh untuk playmaker atau sang maskot, nomor tujuh atau sebelas untuk winger, nomor dua dan tiga untuk fullback kanan dan kiri, atau nomor satu untuk keeper. Ya, cerita saya dulu itu memang mengenai sepakbola, berkisah tentang seorang pemain berdarah campuran Indonesia-Inggris yang bermain di sebuah klub kecil di Liga Austria (kebetulan adalah juga negeri Om Alfred Riedl, pelatih timnas sekarang), bermain di Piala Champions Eropa dan mengalahkan Bayern Muenchen di final (dulu masih berupa Piala, belum jadi Liga Champions seperti sekarang), ditarik masuk timnas Indonesia, bermain untuk tim Pra-Olimpiade, dan akhirnya membawa Indonesia masuk Piala Dunia.

Read the rest of this entry »

Comments 4 Comments »

Setelah semua kejadian laser tadi malam saat timnas sepakbola Indonesia dijamu (seharusnya dengan baik-baik) oleh Malaysia, sebenarnya hanya satu harapan saya: mudah-mudahan para pemain timnas bisa melupakan kekalahan dan kembali menjadi tangguh saat bermain di Gelora Bung Karno, 29 Desember 2010, kemudian menang. Menang 4-0 bukan tidak mungkin, asal mereka berjuang keras, semua orang berdoa dan tentu saja diberi jalan oleh Yang Maha Kuasa. Walaupun buat saya pribadi, sebenarnya hanya menang 1-0 asalkan spirit-nya kelihatan dan bisa membuat bangga semua orang, itu sudah cukup.

Di luar itu, aturan tetaplah aturan. Larangan penggunaan laser tercantum dalam FIFA Safety Regulation. Terkait hal ini, insiden laser sudah pernah terjadi sebelumnya di dunia sepakbola, dan FIFA sudah pernah memberikan hukuman.

Read the rest of this entry »

Comments 5 Comments »