Posts Tagged “Akkadia: Gerbang Sungai Tigris”

Berikut adalah hasil Lomba Ulas Novel Akkadia: Gerbang Sungai Tigris yang dikutip dari website Adhika Pustaka di: http://adhika-pustaka.com/?page_id=159

Selamat kepada para pemenang, dan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua orang yang telah berkenan membaca, mengulas dan memberi kritik serta masukan. I love it. Thank you. :-)

Setelah melalui proses penilaian yang panjang dan rumit, posisi lima besar dari lomba ulas novel Akkadia, jatuh ke lima nama sebagai berikut:

  • Barokah Ruziati
  • Andry Tanuwijaya
  • Anindito Alfaritsi
  • Deni Arazis
  • Ratna Sambhava C.S.

Dan akhirnya, setelah menimbang dan menimbang, kami ingin mengucapkan selamat kepada dua pemenang terbaik:

Read the rest of this entry »

Comments No Comments »

http://www.rdvillam.com/2009/12/akkadia-gerbang-sungai-tigris/

http://www.rdvillam.com/2010/02/akkadia-gerbang-sungai-tigris-clip-3/

”Kenapa ia bisa menemukan kita begitu cepat? Maksudku, sinar putih itu memang menerangi puncak gunung; semua orang bisa melihat, tetapi—”

”Semua orang yang tidak tidur di gunung ini.”

”Ya, ya, Teeza. Spesifik, spesifik, kalau berbicara harus spesifik. Maksudku, sebelum malam ini pun Rahzad sepertinya sudah bisa mencium keberadaan kita. Untung dia belum tahu letak kuil ini.”

”Tetapi Rahzad memang bisa mencium kita.”

”Barion maksudmu?”

Read the rest of this entry »

Comments No Comments »

Satu bulan sudah Akkadia: Gerbang Sungai Tigris muncul di toko buku. Alhamdulillah bukunya kini sudah bisa diperoleh di kota-kota lain seperti Surabaya dan Medan, terjual dengan hasil yang cukup baik, dan sudah terbaca pula bahkan sampai ke Kopenhagen, Denmark (teman saya di sana sudah bersedia buat mengirimkan foto Akkadia dengan latar kota yang paling menarik, mungkin patung Putri Duyung yang terkenal itu. hehehe…).

Sebagai info tambahan, bagi yang sudah membaca bukunya dan gemar membuat ulasan, jangan lupa untuk mengikuti Lomba Ulas Novel Akkadia yang akan ditutup pada tanggal 14 Februari 2010. Pemenangnya nanti akan diumumkan pada tanggal 21 Februari, dan mendapat hadiah senilai Rp 500.000. Info lebih lanjut dapat dilihat di situs Adhika Pustaka.

Lalu, jadwal keramaian berikutnya adalah acara Bedah Buku (saya pribadi lebih suka menyebutnya acara temu sapa dengan seluruh Teman-teman pembaca), yang rencananya akan diadakan pada tanggal 14 Maret 2010 di TM Bookstore, Depok Townsquare, Depok. Acara ini diadakan oleh komunitas Goodreads Indonesia, di mana Akkadia telah dipilih menjadi Book of the Month February 2010. Sila datang, Teman-teman, untuk meramaikan acara tersebut. :-)

Terakhir, bagi Teman-teman yang masih kesulitan mendapatkan buku Akkadia: Gerbang Sungai Tigris, silakan hubungi saya via e-mail di rdvillam@yahoo.com.

Terima kasih.

Villam.

Comments 8 Comments »

“Toulip! Kau mengganggu mimpi indahku!”

“Mimpi indahmu?! Itu mimpi indah manusia lain, bukan mimpimu! Mimpi siapa yang kaumasuki sekarang?”

”Tidak tahu. … Kalau aku bisa masuk dan keluar semauku, betapa senangnya. Ah, tetapi tidak juga. Kalau aku ikut masuk ke dalam mimpi buruk, malah jadinya menyebalkan. Seperti tadi, kurasa.”

”Jadi mimpi tadi indah atau buruk?”

Read the rest of this entry »

Comments No Comments »

”Tuan Putri! Sebaiknya Anda menuju sungai sekarang. Biar Fares menemanimu. Aku dan yang lain akan menahan monster-monster ini.”

”Omong kosong! Aku akan membantu membereskan mereka.”

”Betul. Aku takkan meninggalkan temanku bermain-main sendirian lagi di belakang. Teeza tadi sudah cukup.”

”Kita sedang tidak main-main! Lihat rekan kita yang tewas!”

”Siapa yang main-main?! Gadakulah yang paling menakutkan mereka!”

”Cukup! Mereka datang!”

Comments No Comments »

Ya, kabar terbaru (yang menggembirakan, tentu saja) minggu ini adalah novel Akkadia: Gerbang Sungai Tigris telah dipilih oleh Goodreads Indonesia sebagai Book of the Month bulan Februari 2010.

Jadi, selain Lomba Ulas Novel yang telah saya sampaikan sebelumnya, Akkadia juga akan menjadi buku yang direkomendasikan untuk dibaca bersama oleh member GRI bulan depan, dan selanjutnya, pada bulan Maret 2010, Bedah Bukunya (insya Allah) akan diadakan di TM Bookstore, Depok Townsquare–tanggal pastinya akan diberitahukan kemudian.

Hmm… oke, sementara itu dulu… heheh…

Comments 10 Comments »

Akkadia di Gramedia Citraland

Akkadia di Gramedia Citraland

‘Gajah’ bernama Akkadia: Gerbang Sungai Tigris itu kini sudah memasuki minggu kedua kehidupannya di toko buku (buat Teman-teman yang belum tahu: ‘gajah’ adalah istilah saya untuk menyebut ide-ide mengerikan yang muncul di kepala, yang kemudian ditarik keluar dengan sepenuh jiwa dan raga–halah… sedikit lebay ya…–dan akhirnya lahir menjadi sebuah naskah novel).

Tentu saja saya berharap novel ini bisa segera muncul di kota-kota lain selain Jakarta, tapi apa boleh buat saya memang harus lebih bersabar, dan semoga Teman-teman yang ingin membeli di sana juga. Untungnya, ada kabar baik yang saya dapat, yaitu penjualan Akkadia di Jabodetabek sejauh ini ternyata cukup memuaskan, dan semoga ini menjadi awal yang baik. :-)

Btw, Teman-teman, kalau ternyata Akkadia sudah muncul di kota-kota lain, kabarin yak. Hehe…

Kabar-kabar baik lainnya akan segera menyusul (seperti bahwa Akkadia telah dipilih menjadi Book of … hehe … nanti aja deh), tapi di sini, saya cuma hendak menyampaikan (bagi yang belum tahu), bahwa penerbit Adhika Pustaka telah mengadakan Lomba Ulas Novel Akkadia: Gerbang Sungai Tigris, sebagai berikut:

Read the rest of this entry »

Comments 7 Comments »

Akkadia di Gramedia PIM - foto hasil jepretan Bonmedo Tambunan tanggal 1 Januari 2010

Akkadia di Gramedia PIM - foto hasil jepretan Bonmedo Tambunan tanggal 1 Januari 2010

Oke, Teman-teman, hari Senin besok, 4 Januari 2010, Akkadia: Gerbang Sungai Tigris (mestinya) sudah mulai bisa diperoleh di toko-toko buku lain selain Gramedia Pondok Indah Mall, paling tidak di wilayah Jabodetabek. Saya berharap juga bisa segera muncul juga di kota-kota besar lainnya di Jawa, Bali dan Sumatera segera dalam beberapa hari ini.

Sebagai informasi, Akkadia: Gerbang Sungai Tigris dijual dengan harga Rp 49.500,- dengan tebal 400 halaman dan diterbitkan oleh penerbit Adhika Pustaka. Novel ini bergenre fantasi, yang mengambil latar di negeri Mesopotamia pada abad ke-24 SM.

Bagi Teman-teman (terutama di daerah non-Jabodetabek) yang nantinya ternyata kesulitan mendapatkan novel ini di toko-toko buku terdekat, silakan kontak saya via e-mail di rdvillam@yahoo.com. Saya akan mengusahakan agar buku-buku tersebut bisa didapat oleh Teman-teman.  Terima kasih. :-)

Comments 16 Comments »

00031867Sebuah jawaban atas pertanyaan seorang teman di sini. Semoga bermanfaat.

yg namanya inspirasi alias ide itu gak dateng langsung gede-gedean dalam waktu sesaat. ide Akkadia: GST ini pertama kali muncul di akhir 2007, dan itu hanya sepotong ide kecil. dan langkah pertama yang gue lakuin saat itu adalah langsung menuliskannya, bukan memikirkannya, atau mematangkannya selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.

Read the rest of this entry »

Comments 10 Comments »

Kalau film ada trailernya, novel juga ada. Download audio trailer novel Akkadia: Gerbang Sungai Tigris di sini (ukuran file: 949 KB):

Akkadia – Audio Trailer

Comments 2 Comments »

AkkadiaAkkadia: Gerbang Sungai Tigris

Penerbit: Adhika Pustaka

Gadis itu berlutut dengan kedua tangan mencengkeram tanah. Cahaya yang jauh lebih terang dan menyilaukan daripada cahaya merah Gada Geledek keluar dari dalam tubuhnya, menembus lapisan-lapisan tebal baju putihnya yang berlumuran darah.

Kepalanya mendongak. Tak sampai sedetik kemudian sinar merah menyambar dari sepasang matanya. Ratusan prajurit yang berada pada lintasan garis lurus dari puncak bukit hingga ke ujung lembah terbelah seketika. Potongan-potongan tubuh mereka hangus dalam jilatan api. Ada kegelapan di dalam diri gadis itu. Sesuatu yang sangat jahat.

Mesopotamia, abad ke-24 Sebelum Masehi.

Pada masa itu Kerajaan Akkadia berhasil menaklukkan negeri-negeri di sekitarnya, dan untuk menahan serangan mereka seorang penyihir bangsa Elam dari tanah Persia menciptakan dinding ajaib di sepanjang Sungai Tigris. Naia, putri dari Kazalla yang negerinya telah dihancurkan Akkadia, bermaksud menyeberangi sungai dan meminta perlindungan pada bangsa Elam, namun di tengah perjalanan ia diserang dan harus terpisah dari para prajuritnya. Dalam keadaan terdesak Naia terpaksa mengambil keputusan tersulit: memanggil makhluk-makhluk terkutuk dari dunia kegelapan.

Comments 32 Comments »