Posts Tagged “passion menulis”

00032447Membangkitkan impian yang sudah lama terkubur mungkin sama susahnya dengan dulu ketika saya mencoba mewujudkannya pertama kali. Saya berhenti menulis ‘Gerbang Sungai Tigris’ awal tahun lalu pada posisi 85 ribu kata alias 25 bab (mungkin baru separuh jalan) untuk membuat dan menyelesaikan ‘Somniterra’ serta merevisi ‘The Forgotten Heroes – Buku Satu’. Dua yang terakhir ini baru saja selesai, dan sungguh saya menikmati mencetaknya halaman demi halaman, memfotocopy dan menjilidnya hingga jadi buku berukuran A5, rapi dan indah siap untuk dikirim ke mana saja saya mau. Tapi ketika kemudian saya harus berpaling, menyisihkan yang dua itu dan melanjutkan apa yang dulu saya tinggalkan, ternyata rasanya memang cukup berat.

Read the rest of this entry »

Comments 23 Comments »