Posts Tagged “sepakbola”

sebastian_giovincoAda dua berita yang muncul tanggal 1 April kemarin, yang benar-benar sempat membuat saya percaya bahwa itu betul-betul terjadi.

  1. Guus Hiddink bakal jadi pelatih tim nasional Indonesia selepas Piala Dunia tahun 2010. Hiddink saat ini masih menjadi pelatih Chelsea dan timnas Rusia.
  2. Sebastian Giovinco, penyerang / gelandang Juventus berusia 22 tahun yang dipercaya sebagai pemain muda paling berbakat nomor dua di dunia setelah Lionel Messi, bakal bergabung di Arsenal musim panas 2009.

Hahahahah… gila… Tapi seandainya itu benar terjadi.

Comments 7 Comments »

arsenalArsenal harus puas bermain imbang melawan Liverpool 1-1, hari Minggu kemarin, dan akibatnya selisih antara keduanya tetaplah delapan poin menjelang pertandingan terakhir putaran pertama nanti pada Boxing Day, 26 Desember 2008. Robin van Persie membuat The Gunners unggul, namun dibalas oleh Robbie Keane.

Read the rest of this entry »

Comments 22 Comments »

Arsenal memang sudah kalah lima kali musim ini, tapi kemenangan di akhir November Kelabu kemarin, 2-1 atas Chelsea di Stamford Bridge, menunjukkan bahwa The Gunners masih punya peluru tajam buat menghancurkan mimpi para pesaing utamanya.

Read the rest of this entry »

Comments No Comments »

Hasil buruk Arsenal selama dua minggu terakhir di Premier League (ditahan imbang Spurs 4-4, dan kalah memalukan dari Stoke City 1-2) terbayar lunas dengan kemenangan maha penting melawan juara bertahan Manchester United 2-1, di Emirates Stadium, Sabtu 8 November 2008.

Read the rest of this entry »

Comments 11 Comments »

[tab:Hal 1]Setelah menang atas West Ham 2-0 di akhir pekan, semalam, 29 Oktober 2008, Arsenal ditahan imbang oleh Tottenham Hotspur 4-4, dalam sebuah partai yang konon adalah salah satu yang paling dramatik dalam sejarah Premier League.

[tab:Hal 2]Spurs mencetak gol lebih dulu melalui David Bentley (mantan pemain Arsenal), tapi dibalas oleh tiga gol Mikael Silvestre, William Gallas, dan Emanuel Adebayor. Darren Bent lalu mencetak gol untuk Spurs, sebelum Robin van Persie membuat skor menjadi 4-2. Nah, di sinilah, sepertinya Arsenal terlena, yang membuat pelatih Arsene Wenger kesal. Di dua menit terakhir Jermaine Jenas dan Aaron Lennon membuat skor menjadi imbang, 4-4.

Arsenal shock. Walaupun posisinya naik ke peringkat ketiga dengan 20 poin, tapi kini mereka tertinggal 6 poin dari pimpinan klasemen, Liverpool. Tapi jalan masih panjang, baru 10 pertandingan terlewati, Arsenal masih bisa menyusul, walaupun bisa juga malah turun lagi.

Comments No Comments »

[tab:Hal 1]Inkonsistensi adalah cerita Arsenal minggu ini. Setelah dipermalukan Hull City 1-2 pada 27 September 2008, kemudian membantai FC Porto 4-0 di ajang Champions League tanggal 30 September 2008, The Gunners lalu ditahan imbang Sunderland 1-1, 4 Oktober 2008.

[tab:Hal 2]Banyak yang bilang Wenger harus menerima konsekuensi karena terlalu percayanya dia pada para pemain muda–yang terbukti di satu saat cemerlang tapi di saat lain kehilangan fokus–tapi ada juga yang bilang hal ini disebabkan oleh buruknya penampilan kapten William Gallas.

Saat kalah dari Hull, Gallas adalah penyebab terjadinya gol kedua lawannya itu. Sekadar mengingatkan, dia juga dituding sebagai penyebab kekalahan Arsenal dari Fulham. Sementara saat ditahan Sunderland, Alex Song-lah yang membuat blunder. Padahal sebelumnya Song bermain cemerlang saat The Gunners membantai Sheffield United.

Apapun, Wenger–dan juga para pemain–punya pekerjaan rumah besar sebelum masuk ke partai-partai berikutnya yang lebih keras.

Comments No Comments »

[tab:Hal 1]Arsenal bermain dengan 11 pemain starter berusia rata-rata 19 tahun kala menjamu tim divisi satu Sheffield United di ajang FA Carling Cup, dan tak kesulitan buat menghajar musuhnya itu dengan skor 6-0. Arsene Wenger sudah diakui sebagai pelatih yang mampu menghasilkan banyak pemain muda hebat, tapi tetap saja kemenangan besar ini–dan juga penampilan berteknik tinggi para bocah tersebut–membuat banyak orang, termasuk para suporternya, tercengang.

[tab:Hal 2]Arsenal memulai laga dengan nervous, namun kemudian berhasil bangkit dan unggul melalui penampilan cemerlang Carlos Vela, Fran Mérida, Aaron Ramsey, dan Jack Wilshere, yang baru berusia 16 tahun tapi sanggup mencetak gol indah dari pinggir kotak penalti. Wilshere jelas mempermalukan lawannya, gelandang veteran Gary Speed, yang membawa Leeds United juara liga Inggris tahun 1992–saat itu Wilshere baru berusia 4 bulan!

Vela adalah bintang lapangan malam ini. Penyerang Mexico berusia 19 tahun ini mencetak assist untuk dua gol pertama Nicklas Bendtner, sebelum dia sendiri membuat hat-trick, yang mungkin bisa membuat Wenger tertarik untuk memainkannya saat menghadapi Hull hari Sabtu besok.

Wenger bilang, “This is the best group I’ve ever had. There’s not one who is not real Premier League quality in any position. I would not be scared to play any individual player from this team in the Premier League. I’m not as surprised as you, as I see them every day, but you never know how they respond. We can go all the way and win it. These players don’t play like kids. They play like people with intelligence and great spirit. This team we played tonight can beat many teams.”

[tab: Hal 3]Om Wenger melanjutkan, “We played the football we want to play and showed a good mix of individual and collective spirit. Everyone in their position played very well, from the goalkeeper to Bendtner and Vela. He’s a natural finisher. I think Vela’s a player who has everything in his locker to be a first-class striker.”

Sementara Kevin Blackwell, manajer Sheffiled United berkomentar, “Life has a funny way of bringing you back to earth. We knew they were a good set of lads, but no one knew quite how good they were. That side could play in the Premier League. It was like trying to swat a fly and we couldn’t catch them. I asked Arsène at the end if I could borrow 11 for Saturday.”

silakan melihat catatan saya mengenai pemain muda Arsenal di sini

Comments No Comments »

[tab:Hal 1]Untuk pertama kalinya musim ini Arsenal berhasil menduduki posisi teratas Premier League setelah mengalahkan tuan rumah Bolton Wanderers 3-1, Sabtu 20 September 2008.

Tiga gol yang dicetak oleh Emmanuel Eboue, Nicklas Bendtner dan Denilson berhasil membalikkan keunggulan Bolton. Mengumpulkan 12 poin dari 5 pertandingan, The Gunners melewati Chelsea yang bermain imbang dengan juara bertahan Manchester United dan Liverpool yang gagal mengalahkan tim promosi Stoke.

[tab:Hal 2]Tentu saja perjalanan masih sangat panjang, tapi hasil ini memberi harapan bahwa di musim 2008/09 pun Arsenal masih bisa menjadi kandidat juara, walau telah ditinggalkan oleh Mathieu Flamini yang hijrah ke AC Milan dan Aleksandr Hleb yang hengkang ke Barcelona.

Satu hal yang paling menggembirakan adalah penampilan para pemain muda The Gunners yang semakin matang. Pada pertandingan melawan Bolton, empat gelandang dan dua penyerang starter Arsenal–Denilson, Fabregas, Song, Eboue, Bendtner dan Adebayor–jika dirata-ratakan usianya adalah kurang dari 22 tahun. Kita tinggal berharap bahwa nafsu mencetak gol para darah muda ini tidak akan kendor di pertandingan-pertandingan berikutnya. Hahah!

Maju terus The Gunners!

Comments No Comments »