Menantang Bulan (100 Kata)
Posted by: Villam in 100 Words, tags: 100 kata, Cerita, Wahai Bulan”Wahai, Pasir,” Lautan menyapaku. ”Manusia dalam pelukanmu itu, dialah makhluk tercantik di seluruh penjuru dunia.”
”Apa maumu?”
”Aku ingin mengambilnya.”
”Jangan coba-coba! Aku telah meminta Bulan untuk menjaganya darimu.”
Lautan tertawa. ”Kau pikir Bulan bisa terus menahanku?”
”Apa?! Kau hendak menantangnya?”
”Sudah waktunya. Bulan jauh di atas sana, mau mengekang kita selamanya?! Aku telah berbicara dengan Tanah dan Angin, mereka setuju denganku.”
”Bodoh!” seruku panik. “Membuat Bulan menangis hanya akan membuat Matahari murka! Kau membuat kesalahan!”
”Kau yang bodoh! Kita bisa hidup tanpa keduanya!”
”Tidaaakkk!!!” Aku menggigil ngeri sambil memandangi makhluk indah dalam pelukanku.
Kehancuran itu akan datang, karena KEHADIRANMU?





Entries (RSS)